Abbas: Yahudi Berhak Atas Tanah Israel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Palestina menunjukkan garis perbatasan antara kota Rafah, selatan Jalur Gaza, dengan Mesir. AP Photo / Lefteris Pitarakis

    Warga Palestina menunjukkan garis perbatasan antara kota Rafah, selatan Jalur Gaza, dengan Mesir. AP Photo / Lefteris Pitarakis

    TEMPO Interaktif, Washington - Presiden Otoritas Palestina Mahmud Rida Abbas kemarin menegaskan bangsa Yahudi berhak atas tanah Israel. Namun pemimpin kelompok Fatah itu tidak menjelaskan sampai sejauh mana batas wilayah negara Zionis itu.

    Pernyataan Abbas itu muncul dalam pertemuan dua jam dengan sekitar 30 pemimpin Yahudi di Ibu Kota Washington, Amerika Serikat. Mereka berasal dari pelbagai organisasi, seperti AIPAC (Komite Urusan Publik Amerika Israel), Liga Anti-Penistaan (ADL), dan the Conference of Presidents of Major Jewish Organizations.

    Ketika ditanya apa Abbas tawarkan sebagai bukti keseriusaan berdamai dengan Israel, ia menjawab, “Saya tidak akan pernah membantah hak kaum Yahudi atas tanah Israel.”

    Jika berdasarkan Inisiatif Perdamaian Arab 2003 yang disodorkan Raja Abdullah dari Arab Saudi, wilayah Israel tidak mencakup seluruh Tepi Barat, termasuk Yerusalem, dan Jalur Gaza yang mereka rebut setelah Perang Enam Hari 1967.

    Haaretz/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.