Konvoi NATO di Pakistan Diserang, Lima Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berusaha memadamkan api usai penyerangan kelompok militan terhadap truk pembawa kendaraan militer dan barang di Sangjani, dekat Islamabad, Pakistan, Rabu (9/6). AP Photo / B.K.Bangash

    Petugas berusaha memadamkan api usai penyerangan kelompok militan terhadap truk pembawa kendaraan militer dan barang di Sangjani, dekat Islamabad, Pakistan, Rabu (9/6). AP Photo / B.K.Bangash

    TEMPO Interaktif, Islamabad - Sejumlah pria bersenjata menyerang truk membawa suplai untuk pasukan Barat di Afganistan, dekat Islamabad, menewaskan lima orang dan menghanguskan kendaraan. Serangan pertama dekat ibu kota Pakistan, kata polisi, Rabu.

    Taliban rutin menyerang truk pembawa suplai untuk Amerika Serikat yang memimpin pasukan asing di barat laut dan dan timur laut Pakistan berbatasan dengan Afganistan, namun serangan Selasa malam di dekat Islamabad tak diperkirakan sebelumnya.

    "Lima orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Mereka adalah para pengemudi truk dan penumpang," kata pejabat kepolisian Naeemullah Khan di kawasan Tarnol, tempat kejadian.

    Polisi mengatakan, 10 hingga 12 pria bersenjata menyerang truk yang diparkir di sebuah depo di Tarnol.

    Sementara itu, Al Jazeera menyebutkan dalam serangan tersebut sedikitnya enam orang tewas. Lebih dari 12 orang menembakkan senapan mesin dan melemparkan granat sebelum membakar truk yang membawa pasukan NATO, kata Kalim Imam, pejabat kepolisian setempat.

    Imam mengatakan, dalam serangan itu enam orang tewas dan tujuh lainnya cedera, namun identitasnya belum diketahui.

    "Serangan berlangsung pukul 11.35 malam (waktu setempat) dan kami masih mencoba mencari tahu bagaimana serangan itu terjadi," kata Shah Nawaz, kepala kepolisian sektor Tarnol.

    REUTERS | ALJAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.