Sekjen PBB Bahas Opsi Investigasi Insiden Mavi Marmara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -  Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Israel, Turki, negara-negara Arab dan lima negara anggota Dewan Keamanan di Afrika. Ban membicarakan opsi investigasi atas penyerangan Israel terhadap Mavi Marmara, kapal yang mengangkut bantuan kemanusiaan menuju jalur Gaza.

    Ban mengatakan siap mengambil langkah-langkah untuk melakukan investigasi penyerangan kapal berbendera Turki tersebut. Namun, sebelum langkah tersebut diambil dia akan membicarakan dengan seluruh pihak yang terkait.

    “Sehingga investigasi tersebut kredibel dan dapat dukungan dari seluruh pihak,” ujar Ban Ki-moon. “Ini masalah yang sangat sensitif dan sulit, saya akan membuatnya secara imparsial, kredibel dan setransparan mungkin.” Ban menambahkan berbagai opsi telah dibahas, namun ia menolak menyebut detail opsi tersebut.

    Yang pasti, Ban meminta pemerintah Israel menyediakan seluruh informasi insiden tersebut, mulai dari yang ditahan, luka dan terbunuh. Dia juga mengatakan Dewan Hak Asasi Manusia akan mengirim tim pencari fakta. Tim ini akan melihat apakah ada pelanggaran hukum internasional.

    AL JAZEERA I PGR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.