Presiden Slovakia Batalkan Rencana Kunjungan ke Indonesia dan India

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bratislava:Dengan meningkatnya risiko keamanan pasca dua aksi pengeboman di Bombay, India, dan Hotel J.W. Marriott, Jakarta, beberapa waktu lalu, Presiden Slovakia Rudolf Schuster membatalkan rencana kunjungan kenegaraannya ke India dan Indonesia.

    Setelah melakukan analisis risiko keamanan secara mendalam dan konsultasi dengan Menteri Luar Negeri, Presiden Schuster memutuskan membatalkan kunjungannya, kata juru bicara kepresidenan Jan Fuele, Rabu (27/8).

    Dalam kunjungan kenegaraannya, Presiden Schuster dijadwalkan mengunjungi India 2-5 September. Sementara di Indonesia, Presiden Schuster akan menjadi tamu kenegaraan Presiden Megawati Soekarnoputri selama tiga hari 6-9 September.

    Menurut Fuele, selama di India, Presiden Schuster seharusnya akan membicarakan perdagangan antara kedua negara dengan Presiden India Abdul Kamal, Perdana Menteri Atal Behari Vajpayee, Menteri Luar Negeri Yashwant Sinha, dan Menteri Pertahanan George Fernandes. Dia juga dijadwalkan akan menandatangani perjanjian bilateral dalam perpajakan serta kerjasama seni dan budaya.

    AFP/Sapto Pradityo - Tempo News Room


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.