Daftar Aksi Israel pada 2010  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal Mavi Marmara membawa aktivis pro-Palestina dan bantuan kemanusiaan ke Gaza. REUTERS/Emrah Dalkaya

    Kapal Mavi Marmara membawa aktivis pro-Palestina dan bantuan kemanusiaan ke Gaza. REUTERS/Emrah Dalkaya

    TEMPO Interaktif, Yerusalem - Tentara Israel menyerang enam kapal yang membawa ratusan aktivis pro-Palestina dan relawan pembawa bantuan kemanusiaan dari Armada Kebebasan (Freedom Flotilla), Senin (31/5). Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai belasan orang lainnya. Akibatnya, dunia mengecam kekejaman Israel tersebut.

    Sementara pihak Israel berdalih tentara mereka dipukuli dengan pipa besi dan kursi. Pihak Israel mengatakan sedikitnya lima tentara mereka terluka, dua di antaranya terluka serius.

    Berikut ini daftar aksi Israel terhadap warga Palestina sepanjang 2010:

    5 Januari: Israel menyetujui pembangunan empat apartemen untuk warga Yahudi di Yerusalem Timur, meski dunia internasional mendesak pembangunan permukiman dihentikan.

    5 Januari: Israel meluncurkan serangan udara ke Jalur Gaza. Akibatnya, seorang pejuang Palestina tewas dan tiga orang lainnya terluka.

    8 Januari: Israel melancarkan serangan udara pada malam hari di Jalur Gaza. Akibat serangan tersebut, tiga warga sipil Palestina tewas, termasuk satu orang anak berusia 14 tahun.

    10 Januari: Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza sehingga menewaskan tiga pejuang Palestina dari Islamic Jihad.

    20 Januari: Pendiri Brigade Izzedine al-Qassam, Mahmoud al-Mabhouh, dibunuh di Dubai. Mahmoud diduga tewas dibunuh agen Israel.

    10 Februari: Pesawat-pesawat Israel menyerang Gaza bagian selatan. Serangan tersebut merusak Bandar Udara Yasser Arafat yang sudah tidak dipakai.

    17 Februari: Palang Merah Internasional mengecam pendudukan Israel terhadap wilayah Tepi Barat yang dihuni warga Palestina.


    14 Maret:
    Tentara Israel menangkap salah satu pemimpin Hamas, Mahar Uda, di Tepi Barat.


    16 Maret:
    Warga sipil Palestina bentrok dengan polisi Israel terkait rencana pembangunan permukiman warga Yahudi di Yerusalem Timur.

    19 Maret: Israel terlibat bentrokan dengan warga Palestina di Jalur Gaza. Militer Israel menembakkan gas air mata ke arah warga.


    20 Maret:
    Israel melancarkan serangan udara dekat Rafah di sebelah selatan Gaza. Sedikitnya 11 warga sipil Palestina terluka dalam serangan tersebut.


    26 Maret:
    Bentrokan antara pejuang Hamas dengan tentara Israel di Jalur Gaza menewaskan dua tentara Israel dan dua pejuang Hamas. Tentara Israel menggunakan senapan mesin dan tank.


    27 Maret:
    Tank-tank Israel merangsek ke Jalur Gaza menyusul bentrokan yang menewaskan dua tentara Israel dan dua pejuang Palestina.

    2 April: Pesawat-pesawat Israel melakukan serangan udara sebanyak 13 kali ke Jalur Gaza. Akibat serangan tersebut, tiga anak-anak terluka. Israel mengatakan mereka mengincar empat pabrik senjata.

    14 April: Warga Yahudi di Tepi Barat diduga terlibat vandalisme di sebuah masjid. Warga Yahudi tersebut mencoret-coret dinding di masjid tersebut. Selain itu, mobil juga dibakar dan pohon-pohon ditumbangkan.


    19 April:
    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak permintaan agar Israel menghentikan pembangunan permukiman Yahudi di Yerusalem Timur. Padahal, sebagian wilayah Yerusalem Timur dihuni warga Palestina.


    26 April:
    Tentara Israel membunuh pejuang Palestina Ali Suweiti di Tepi Barat. Ali Suweiti merupakan buron Israel sejak 2004.


    21 Mei:
    Israel menembak dua pejuang Palestina yang memasuki Israel melalui Jalur Gaza. DI hari yang sama, jet tempur Israel mengebom sebagian Kota Gaza dini hari.

    25 Mei: Israel meluncurkan serangan udara pada malam hari di Jalur Gaza. Sekitar 22 warga Palestina terluka, dua di antaranya terluka serius.


    31 Mei:
    Tentara Israel menyerang relawan pembawa bantuan kemanusiaan yang tergabung dalam Armada Kebebasan (Freedom Flotilla). Sedikitnya 10 orang tewas dan lebih dari 30 orang terluka.

    BBC| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.