Netanyahu: Sembilan Tewas di Tangan Militer

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Dan Balilty

    AP/Dan Balilty

    TEMPO Interaktif, Toronto -Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengatakan pasukan militer yang melakukan penghadangan kapal bantuan Mavi Marmara di perairan Gaza, telah membunuh sembilan orang relawan yang berada di dalam kapal tersebut.

    Netanyahu mengatakan hal itu usai pertemuan dengan Perdana Menteri Kanada Stephen Harper, hari ini (31/5). Menurutnya, pihaknya berencana melakukan pemeriksaa ke dalam kargo untuk memastikan tidak ada senjata di kapal tersebut.

    Sementara mengenai kontak senjata, yang menurut Netanyahu terpaksa terjadi, ialah akibat perlawanan para relawan yang berada di kapal tersebut. Ratusan relawan di dalam kapal tersebut, kata Netanyahu, melakukan penyerangan terlebih dahulu terhadap militer Israel yang masuk ke dalam kapal Mavi Marmara melalui helikopter.

    Mavi Marmara, menurut Netanyahu, merupakan kapal terakhir, dari enam kapal pembawa bantuan yang dikuasai pihak militer. Lima diantaranya berhasil dikuasai tanpa ada perlawanan. Namun di kapal Mavi Marmara, yang berisi 12 warga negara Indonesia itu, melakukan perlawanan.

    AP | ANGIOLA HARRY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.