Kakek-Nenek Kritis Terkubur Sampah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timbunan sampah memadati dapur rumah pasangan tua di Chicago (26/5). AP/Chicago Sun-Times, Brian Jackson

    Timbunan sampah memadati dapur rumah pasangan tua di Chicago (26/5). AP/Chicago Sun-Times, Brian Jackson

    TEMPO Interaktif, Chicago - Seorang kakek dan nenek berusia sekitar 70 tahun, ditemukan kritis di apartemennya di South Side Chicago, Amerika Serikat. Kondisi kedua korban sangat mengenaskan karena terkubur hidup-hidup di tumpukan sampah yang sangat bau.

    Penemuan korban ini berawal ketika tetangga sekitar tempat tinggal korban curiga karena sudah beberapa hari tidak melihat pasangan lanjut usia itu dan mencium bau busuk dari unit apartemen korban.

    Warga kemudian memanggil polisi untuk menyelidiki tempat tinggal korban. Saat berada di lokasi, polisi yang mencium bau aneh meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk mencek ke dalam.

    Petugas yang mengetuk-ngetuk pintu kamar korban yang terkunci sambil memangil-manggil tak mendapat jawaban dari penghuninya. Akhirnya pintu didobrak. Betapa terkejutnya petugas melihat pasangan kakek dan nenek dalam kondisi tertimbun tumpukan sampah dan bekas-bekas makanan disertai bau busuk yang menyengat.

    "Keduanya kami temukan Senin (14/5) malam," ujar petugas pemadam kebakaran Larry Langford, Rabu waktu setempat.

    Saat ditanya kedua indentitas korban, pihak kepolisian menolak untuk menyebutkannya. Hattie Fields, seorang tetangga korban mengatakan pasangan tersebut sudah bertahun-tahun menetap di apartemen tersebut.

    Kini pasangan tersebut menjalani perawatan intensif di rumah sakit.Petugas media berusaha menyelamatkan nyawa kedua korban. "Keduanya dalam keadaan kritis," kata petugas Rumah Sakit Jackson Park, Margo Brooks.

    TELEGRAPH | BASUKI RAHMAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.