Ulama Pakistan Bebas dari Tuduhan Serangan Mumbai  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anjing pelacak sedang mencari alat peledak yang tersembunyi di dekat hotel Taj Mahal di Mumbai India, Kamis (4/12). AP Photo/Saurabh Das

    Anjing pelacak sedang mencari alat peledak yang tersembunyi di dekat hotel Taj Mahal di Mumbai India, Kamis (4/12). AP Photo/Saurabh Das

    TEMPO Interaktif, Islamabad - Mahkamah Agung Pakistan hari ini membebaskan Jamaat-ud-Dawa Hafiz Muhammad Said dari dakwaan terlibat serangan teror Mumbai yang menewaskan 170 orang dua tahun lalu.

    Ia merupakan pendiri Laskar-i-Tayiba yang diyakini melatih sepuluh pelaku dalam tragedi Mumbai itu. Menurut mahakamah agung, bukti yang diajukan tidak cukup. Muhammad Said sendiri membantah tudingan itu.

    Meski tidak ada tuduhan formal teroris atau kejahatan lainnya, Muhammad Said dikenai tahanan rumah sejak Desember 2008, setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa memasukan organisasinya sebagai kelompok terlarang.

    Pengadilan tinggi di Lahore membebaskan dia dari tahanan rumah Juni tahun lalu. Juga dengan alasan bukti tidak kuat. Keputusan mahkamah agung ini sekaligus menolak permohonan peninjauan kembali yang disodorkan pemerintah provinsi Punjab.

    BBC/Faisal Assegaf




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.