Serangan Bunuh Diri di Tenggara Pakistan, 11 Orang Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi Pakistan memeriksa kendaraan polisi yang rusak di lokasi ledakan bom di Dera Ismail Khan, Pakistan (18/5). AP/ Ishtiaq Mahsud

    Polisi Pakistan memeriksa kendaraan polisi yang rusak di lokasi ledakan bom di Dera Ismail Khan, Pakistan (18/5). AP/ Ishtiaq Mahsud

    TEMPO Interaktif, Dera Ismail Khan - Sebuah serangan bunuh diri menggunakan sepeda motor, Selasa waktu setempat, menewaskan 11 orang di Dera Ismail Khan.

    Menurut keterangan polisi, peristiwa itu berlangsung saat patroli polisi di tenggara Pakistan mengawasi sejumlah warga yang mengungsi dari sergapan perang antara pasukan keamanan dengan Taliban.

    Akibat serangan tersebut, tiga pejabat kepolisian tewas dan delapan warga sipil yang  berada di kendaraan patroli menuju kota Dera Ismail Khan. Hal tersebut disampaikan oleh Gul Afzal Khan, kepala kepolisian setempat.

    Para korban tewas akibat bom bunuh diri termasuk seorang pejabat senior polisi yang berada di kawasan tersebut, pengawal, dan sopir, jelas Khan. Sementara warga sipil yang tewas di antaranya adalah anak-anak murid sekolah, 15 orang lainnya luka-luka.

    Ratusan ribu orang mengungsi ke Dera Ismali Khan pada pertengahan Oktober saat pasukan angkatan darat melakukan serangan besar-besaran terhadap daerah utama yang dikuasai Taliban Pakistan di Waziristan Selatan.

    Pengungsian besar-besaran ini menjadi masalah serius bagi Pakistan yang disebabkan oleh operasi militer pada awal tahun ini, khususnya di Lembah Swat dekat perbatasan Afganistan.

    Warga Pakistan yang mengungsi diperkirakan mencapai tiga juta jiwa akibat konflik bersenjata tahun lalu. Menurut catatan PBB yang dirilis Senin, jumlah ini tertinggi di dunia.

    Sekitar dua hingga tiga perempat bisa kembali ke rumah masing-masing, namun sekitar 1,2 juta masih di pengungsian. Demikian keterangan yang diterbitkan oleh Dewan Pengungsi Norwegia, organisasi nirlaba.

    Jumlah pengungsi tahun ini meningkat ribuan orang setelah operasi militer melawan kelompok militan di Waziristan Selatan ditingkatkan pemerintah.

    Operasi militer di Orakzai pertengahan Maret menewaskan ratusan orang yang diduga sebagai pemberontak dan menyebabkan 200 ribu orang mengungsi.

    AP | CHOIRUL
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.