Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pemerintah Thailand Bantah Tembak Jenderal

image-gnews
Dua korban tewas Kaus Merah dalam bentrokan pada Sabtu (14/5).
Dua korban tewas Kaus Merah dalam bentrokan pada Sabtu (14/5).
Iklan
TEMPO Interaktif, BANGKOK - Partai-partai pendukung pemerintah dan oposisi di Thailand membantah terlibat dalam aksi penembakan Mayor Jenderal Khattiya Sawasdipol, Sabtu (15/5). Suara mereka senada yakni menuding pihak-pihak tak dikenal yang terlibat. "Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva dan pemerintah tak pernah menyuruh penegak hukum memakai cara-cara ilegal," kata Buranat Samutharak, jurubicara Partai Demokrat, partai pimpinan Abhisit.

Buranat menambahkan bahwa Partai Demokrat mengutuk segala tindakan yang melanggar hukum dalam menangani aksi-aksi unjuk rasa anti-pemerintah yang dimotori Kaus Merah. "Pihak berwenang mesti segera menahan mereka yang terlibat," ujar Buranat. Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban Thailand (CRES) membantah mendalangi upaya percobaan pembunuhan Jenderal Khattiya alias Seh Daeng (Panglima Merah) itu.

"Kami sedang menyelidiki aksi penyerangan Jenderal Khattiya. Kami disini tak punya kebijakan [menghabisi] seperti itu untuk mencegah kekerasan," tutur Jurubicara CRES Kolonel Infantri Sansern Kaekamnerd. Ia menuding ada pihak-pihak lain yang mencoba mengail di air keruh. "Sejumlah orang berupaya memprovokasi kekerasan dengan melancarakan serangan seperti itu. Biarkan hukum yang bicara."

Kolonel Sansern juga membantah jika operasi pembersihan di persimpangan Ratchaprasong, yang jadi basis aksi kelompok Kaus Merah, itu terkait dengan penembakan Jenderal Khattiya. "Kami di sini tak punya hak untuk melakukan penembakan itu," tutur Kolonel Sansern. "Tugas kami hanyalah meminta agar Kaus Merah segera mengakhiri aksi-aksi pawai unjuk rasa."

Namun Partai Puea Thai, partai oposisi pemerintah yang dekat dengan bekas Perdana Menteri Thaksin Shinawatra menunjuk militer berada di balik aksi penembakan Sah Daeng. "Senjata yang dipakai menembak [Jenderal Khattiya] itu cuma dimiliki unit-unit militer," kata Deputi Ketua Umum Partai Puea Thai Plodrasop Suraswadi. Jurubicara Patai Puea Thai Prompong Nopparit malah terang-terangan menyebut pelakunya CRES.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Mereka juga yang menembaki para pengunjuk rasa dengan senapan M16 dan pelontar granat M79," kata Prompong. Seh Daeng ditembak penembak jitu tersembunyi (sniper) ketika sedan memberi wawancara kepada wartawan lokal dan luar negeri Taman Lumpini. Kini kondisi jenderal yang dicap teroris oleh pemerintah Thailand itu dalam keadaan kritis.


| BANGKOKPOST | BBC | ANDREE PRIYANTO

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mahkamah Agung Thailand Hapuskan Hukuman Yingluck Shinawatra

24 hari lalu

Mantan PM Thailand, Yingluck Shinawatra, tersenyum saat menerima media asing di rumahnya di Bangkok, Thailand, 12 Februari 2016. Menurut pengamat, Yingluck dan keluarga Shinawatra akan terlibat pada kampanye Pemilu 2017.  REUTERS/Jorge Silva
Mahkamah Agung Thailand Hapuskan Hukuman Yingluck Shinawatra

Yingluck Shinawatra dibebaskan dari dakwaan pada kasus yang terjadi saat dia menjabat sebagai perdana menteri pada 2013.


Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Hadapi Dakwaan Penghinaan Kerajaan

37 hari lalu

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra meninggalkan rumah sakit polisi setelah diberikan pembebasan bersyarat, di Bangkok, Thailand, 18 Februari 2024. Thai News Pix/Tananchai Kaewsowattana via REUTERS
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Hadapi Dakwaan Penghinaan Kerajaan

Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra hadapi kasus lese majeste atau penghinaan terhadap kerajaan terkait dengan komentarnya di Seoul pada Mei 2015.


Thaksin Shinawatra Resmi Bebas

39 hari lalu

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, menyapa para pendukunnya setelah tiba di bandara Don Mueang di Bangkok, Thailand 22 Agustus 2023. Setelah buron selama 17 tahun, Thaksin Shinawatra kembali ke kampung halamannya. REUTERS/Athit Perawongmetha
Thaksin Shinawatra Resmi Bebas

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra pada Minggu, 18 Februari 2024, resmi menghidup udara bebas


Mengenal Eks-PM Thailand Thaksin Shinawatra yang Dibenci tapi juga Dicintai

39 hari lalu

Mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra. REUTERS
Mengenal Eks-PM Thailand Thaksin Shinawatra yang Dibenci tapi juga Dicintai

Miliarder Thailand, mantan PM Thaksin Shinawatra, dibebaskan, menikmati kebebasan setelah hampir 16 tahun lalu lari untuk menghindari penjara.


Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Dijadwalkan Bebas Hari Ini

39 hari lalu

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, memberi isyarat di bandara Don Mueang di Bangkok, Thailand 22 Agustus 2023. REUTERS/Athit Perawongmetha
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Dijadwalkan Bebas Hari Ini

Meskipun diberikan pembebasan bersyarat, eks PM Thailand Thaksin Shinawatra bisa menghadapi masalah hukum atas tuduhan menghina monarki pada 2015.


Raja Malaysia Pertimbangkan Pengampunan terhadap Mantan PM Najib Razak

10 Januari 2024

Tangkapan layar mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak yang mempromosikan kota Pekan ditayangkan di RTM TV1. FOTO/RTMKlik/channelnewsasia.com
Raja Malaysia Pertimbangkan Pengampunan terhadap Mantan PM Najib Razak

Dewan Pengampunan Malaysia, yang dipimpin oleh raja, akan segera menentukan apakah akan memberikan pengampunan kerajaan kepada mantan PM Najib Razak


Thaksin Shinawatra Bisa Bebas Februari Tahun Depan

18 September 2023

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, menyapa para pendukunnya setelah tiba di bandara Don Mueang di Bangkok, Thailand 22 Agustus 2023. Setelah buron selama 17 tahun, Thaksin Shinawatra kembali ke kampung halamannya. REUTERS/Athit Perawongmetha
Thaksin Shinawatra Bisa Bebas Februari Tahun Depan

Raja Maha Vajiralongkorn meringankan hukuman delapan tahun menjadi satu tahun, namun Thaksin bisa dibebaskan lebih cepat.


Raja Thailand Pangkas Hukuman Penjara Eks PM Thaksin Shinawatra

2 September 2023

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, memberi isyarat di bandara Don Mueang di Bangkok, Thailand 22 Agustus 2023. REUTERS/Athit Perawongmetha
Raja Thailand Pangkas Hukuman Penjara Eks PM Thaksin Shinawatra

Raja Thailand meringankan hukuman delapan tahun penjara mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra menjadi satu tahun.


Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Siapkan Permohonan Pengampunan Kerajaan

30 Agustus 2023

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, menyapa para pendukunnya setelah tiba di bandara Don Mueang di Bangkok, Thailand 22 Agustus 2023. Setelah buron selama 17 tahun, Thaksin Shinawatra kembali ke kampung halamannya. REUTERS/Athit Perawongmetha
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Siapkan Permohonan Pengampunan Kerajaan

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra sedang mempersiapkan dokumentasi untuk merancang permintaan pengampunan kerajaan.


PM Thailand Srettha Thavisin Bertemu Prayuth Chan-ocha, Bahas Solusi Atasi Perpecahan

24 Agustus 2023

Perdana Menteri baru Thailand Srettha Thavisin bertemu dengan mantan Perdana Menteri sementara Prayuth Chan-ocha di gedung pemerintah di Bangkok, Thailand 24 Agustus 2023. Government House/Handouts via REUTERS
PM Thailand Srettha Thavisin Bertemu Prayuth Chan-ocha, Bahas Solusi Atasi Perpecahan

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin membahas cara mengatasi perpecahan politik dengan pendahulunya Prayuth Chan-ocha, arsitek kudeta 2014 terhadap pemerintahan terakhir Partai Pheu Thai.