Sekolah Mengemudi Tawarkan Layanan Pijat Hawai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Tokyo – Permintaan menurun, sementara persaingan semakin ketat. Itulah yang dialami sekolah mengemudi Jepang. Mereka kini menggunakan segala macam cara untuk menggaet murid yang ingin belajar mengemudi.

     

    Ada sekolah mengemudi yang menawarkan tambahan dengan memberikan pelayanan pijat Hawai dan menggunakan mobil BMW untuk bersaing menggaet siswa. Seperti usaha lainnya di Jepang, sekolah mengemudi juga bergulat dengan ekonomi negara yang menyusut dan dipicu persaingan harga yang sengit.

    "Lebih sulit untuk mendapatkan pelanggan baru dibandingkan dengan sebelumnya," kata Aki Takahashi, kepala Musashi Sakai Driving School, Tokyo., yang mencatat bahwa jumlah orang mendapatkan SIM di kota besar telah menyusut jauh lebih dari sepatuh dalam dua dekade terakhir, sementara jumlah sekolah mengemudi tidak banyak berubah. "Kami tidak bisa berpikir persaingan harga jadi kami harus meningkatkan layanan kami."

    Pelajar di Musashi Sakai --yang meluluskan 5.000 siswa dalam setahun-- saat ini bahkan dapat memilih dari layanan tambahan termasuk manikur, pijat Hawaii "lomilomi" dengan aromaterapi serta jenis pijat untuk bantuan kelelahan mengemudi, yang dilakukan oleh wanita cantik dan ramah.

    Pelanggan sekolah mengemudi kebanyakan mahasiswa yang ingin mendapatkan surat izin mengemudi mereka di usia minimal 18. Namun, kini ibu rumah tangga juga menjadi Musashi Sakai, yang memberikan penawaran penitipan anak sehingga ibunya bisa bebas belajar.

    Tidak mau kalah, Koyama Driving School memberikan layanan dengan mobil BMW sebagai alat untuk belajar. Untuk sepeda motor, ditawarkan Harley-Davidson.

    REUTERS| NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.