Presiden Arroyo Berkemas Segera Tinggalkan Istana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo.  REUTERS/Erik de Castro

    Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo. REUTERS/Erik de Castro

    TEMPO Interaktif, Manila – Setelah Senator Benigno Aquino III dipastikan unggul dalam pemilihan presiden 10 Mei lalu, Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo ingin segera keluar dari istana Malacanang. Hari ini, Kamis (13/5), dia dilaporkan sudah mulai berkemas.

    Namun menurut sekretaris eksekutif presiden Leandro Mendoza, sebelum meninggalkan kantornya, Arroyo ingin memastikan tim Malacanang yang baru mempunyai segalanya untuk mengambil alih birokrasi pemerintahan.

    “Setelah sukses menggelar pemilu dengan sistem otomastis untuk petama kalinya, Nyonya Arroyo dan keluarganya “bersiap untuk pindah” ke kehidupan yang baru,” kata Mendoza di istana.


    Arroyo rencananya meninggalkan istana Malacanang 30 Juni mendatang. Dia kemungkinan akan menetap di kediaman keluarganya di La Vista di kota Quezon atau di rumah tua milik orangtuanya, Forbes Park, di Makati.  

    Mendoza sendiri mengatakan sudah mulai mengemas barang-barang miliknya ke dalam kotak. Begitu juga dengan anggota kabinet, Mendoza yakin mereka juga melakukan hal yang sama.


    INQUIRER | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.