Lantaran Bersuara Sumbang, Turki Buka Kursus Azan Merdu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masjid Biru Istanbul Turki

    Masjid Biru Istanbul Turki

    TEMPO Interaktif, Istanbul -Azan semestinya menjadi panggilan yang membuat jamaah shalat bergegas pergi ke masjid. Tapi yang terjadi di Istanbul, Turki, tidak demikian. Orang-orang justru lebih banyak yang menutup kuping kala muazin, orang yang melakukan panggilan shalat, beraksi.

    Penduduk setempat mengatakan mereka cenderung menutup rapat telinga ketimbang meraih buku-buku doa atau bergegas ke masjid lantaran azan di kota itu jarang sekali yang bernada alias merdu. Pendek kata, azan di Istanbul lebih banyak yang sumbang.

    Untunglah Turki punya Mustafa Cagrici, kepala kantor agama Istanbul. Ia segera membuka kelas khusus azan merdu. Ia ingin memastikan bahwa 3.000 masjid di kota itu memiliki orang-orang yang dapat menghasilkan panggilan indah setiap hari.

    Salah satu yang mengakui manfaat kelas ini adalah Mehmet Tas. Tas bercerita ia pernah azan dengan nada sumbang dan respons jamaah tak sesumringah setelah ia melagukannya dengan merdu. Tas mengatakan dia kini lebih percaya diri ketika melakukan semua lima panggilan shalat dengan merdu dan dengan tempo yang benar.

    Sejak kelas dimulai, keluhan warga setempat turun dari ratusan per bulan menjadi hanya beberapa saja. "Sayangnya, tidak semua dari mereka yang merupakan bagian dari kelas mampu meningkatkan kemampuannya," kata Cagrici.

    Bagi masjid yang tetap tak dapat menyediakan muazin bersuara merdu, Cagrici menawarkan jasa muazin pengganti. "Memang ada beberapa orang yang menghadapi masalah, karena itulah mereka belajar di sini selama satu tahun. Tugas saya adalah membuat mereka dapat menyampaikan azan," kata Seyfettin Tomakin, guru azan di kelas yang dibuka Cagrici.

    "Azan adalah musik, musik indah yang membawa umat ke Allah, karena itulah sangatlah penting dinyanyikan dengan baik," ujar Tomakin.

    BBC | tvnz.co.nz | YR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.