Saat Mengajar, Pembuat Kartun Nabi Muhammad Diserang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lars Vilks. AP/ Bertil Ericson, Scanpix

    Lars Vilks. AP/ Bertil Ericson, Scanpix

    TEMPO Interaktif, Stockholm - Seniman Swedia yang bikin umat Islam marah karena menggambarkan Nabi Muhammad seperti anjing diserang pengunjuk rasa. Ia dihentikan saat ceramah tentang batas kebebasan berbicara di sebuah universitas.

    Lars Vilks mengatakan kepada The Associated Press, seorang pria melompat ke depan dan menghentikannya, Selasa waktu setempat, ketika memberikan kuliah di Universitas Uppala. Selanjutnya, pria tersebut memecahkan kacamata Vilks, tetapi dia tidak cedera.

    Polisi akhirnya mengamankan penyerang sebelum sempat memukul Vilks. Kartunis ini dilarikan ke ruangan oleh petugas keamanan. Tiga orang ditahan, namun tidak jelas apakah termasuk penyerang di dalamnya.

    Dalam beritanya koran Swedia menunjukkan, polisi menggunakan semprotan lada dan pentungan untuk membubarkan kerumunan orang marah seraya meneriakkan "Allahu Akbar" dalam bahasa Arab setelah Vilk dikeluarkan dari aula.

    Vilks menghadapi sejumlah ancaman atas karya kontroversialnya menggambar Nabi Muhammad dengan badan anjing. Kejadian, Selasa, merupakan insiden pertama menyerang secara fisik.

    Awal tahun ini, penyidik Amerika Serikat, mengatakan Vilks menjadi target pembunuhan Colleen LaRore, perempuan Amerika yang menjuluki dirinya "Jihan Jane". Kini dia mendekam di penjara. Dia mengakau tak bersalah.

    Vilks mengatakan, sekelompok orang berjumlah sekitar 15 meneriaki dan mencoba menghentikan ceramahnya sebelum insiden di univeritas di Uppsala, sekitar 70 kilometer utara Stockholm, terjadi.

    Beberapa di antaranya masuk ke ruangan setelah kejadian penyerangan dan bentrok dengan petugas keamanan, namun Vilks ditarik keluar untuk diamankan di ruangan.

    "Seorang pria lari ke depan dan melempari. Saya sempat menghentikan, kacamata saya pecah," kata Vilks.

    Juru bicara kepolisian Uppsala Jonas Eronen mengatakan, penyerang dihentikan petugas sebelum dia menjangkau Vilks. Kontak fisik dengan Vilks terjadi saat polisi mengevakuasi seniman tersebut.

    Seorang pria dan wanita ditahan karena menyerang polisi, sementara pria lainnya ditahan karena membuat keributan di muka umum. Semuanya berusia di bawah 20 tahun.

    Juru bicara Univeritas Uppsala Pernilla Bjork mengatakan, saat keributan terjadi Vilks sedang menunjukkan kutipan film yang dibuat seniman Iran tentang Islam dan homoseksualitas dari YouTube yang telah dilarang.

    "Film itu menggambarkan umat Muslim dan Nabi Muhammad bagian dari kaum homoseks," kata Anders Montelius, 23 tahun, mahasiswa yang hadir dalam kuliah umum.

    "Sejumlah orang mulai berteriak-teriak, kejadian berlangsung begitu cepat. Sekitar 10-15 detik kemudian pecah kerusuhan. Seorang kawan lompat ke depan menyerang Vilks. Beberapa lainnya mengikuti pria tersebut. Mengetahui ada keributan, polisi menyemprotkan lada ke beberapa orang," ujar Montelius kepada AP.

    "Saat seorang penanggung jawab universitas mengumumkan kuliah tak dilanjutkan, beberapa orang sorak sorai dalam bahasa Arab," katanya.

    Pejabat univeritas mengatakan, sebelum Vilks memberikan kuliah umum, ada demonstrasi damai kaum Muslim di luar univeritas. Sementara kuliah tersebut dihadiri 260 orang. Bjork mengatakan, pihak univeritas menghubungi polisi dan petugas keamanan sebelum Vilks memberikan kuliah demi keamananya.

    "Kami pikir, tugas kami sebagai orang universitas adalah mampu membicarakan isu-isu sulit," katanya. "Kami menyesalkan terjadi kekerasan."

    Vilks membuat sktesa kasar lebih kurang setahun setelah koran Denmark memuat kartun Nabi yang menuai protes di negara-negara Muslim, 2006.

    Sementara itu koran Swedia yang memuat gambar tersebut tak luput dari protes dan mengundang perdebatan di Barat dan dunia Muslim tentang sensifitas agama serta batas-batas kebebasan berbicara.

    Bahkan, sejumlah orang mengancam membunuh Vilks yang secara rutin pindah dari satu tempat ke tempat lain secara rahasia setelah al-Qaidah di Irak memberikan hadiah US$ 100 ribu setara Rp 909 juta kepada siapa saja bila mampu membawa kepala Vilks, pada September 2007.

    AP | CHOIRUL



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.