Kapal Perang Korea Selatan Tenggelam Dipastikan Akibat Ledakan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal patroli Korea Selatan berpatroli di dekat Pulau Yeonpyong, Laut Kuning, di sebelah barat Korea Selatan, Jumat (29/5). AP Photo/Yonhap, Ahn Jung-won

    Kapal patroli Korea Selatan berpatroli di dekat Pulau Yeonpyong, Laut Kuning, di sebelah barat Korea Selatan, Jumat (29/5). AP Photo/Yonhap, Ahn Jung-won

    TEMPO Interaktif,  Menteri Pertahanan Korea Selatan memastikan kapal perang yang tenggelam di dekat perairan Korea Utara akibat ledakan. Secara teknis kedua Korea masih berperang.

    Kim Tae-young mengatakan RDX -bahan yang digunakan membuat torpedo- terdeteksi oleh tim penyelidik. Tetapi dia menyebutkan, ini merupakan kesimpulan awal atas tenggelamnya kapal tersebut.

    "Benar ada bahan RDX, sebuah bahan kimia yang digunakan untuk pembuatan torpedo," kata Kim kepada para wartawan.

    "Kemungkinan torpedo (untuk menyerang), tetapi ini masih sangat dini untuk dikatakan."

    Juru bicara untuk tim penyelidikan Laksamana Moon Byung-ok mengatakan pertambangan juga menggunakan RDX, oleh sebab itu perlu diuji. Menteri pertahanan menyebutkan, Korea Selatan "masih sabar dan menunggu hingga hasil penyelidikan diumumkan oleh pejabat berwenang."

    Kapal perang Cheonan tenggelam pada 26 Maret di dekat perbatasan laut kedua Korea.
    Dalam peristiwa tersebut, 47 angkatan laut Korea Selatan tewas. Korea Utara menolak sebagai pelaku ledakan.

    Kedua negara serumpun itu beberapa waktu lampau pernah bentrok senjata di perbatasan laut. Mereka sesungguhynya secara teknis masih berperang, sebab tidak ada kesepakatan damai yang mereka tandatangani setelah Perang Korea 1950-53.

    BBC | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.