Anwar: Malaysia Hendak Membunuh Karir Politik Saya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anwar Ibrahim. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Anwar Ibrahim. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur – Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, Ahad (9/5), mengecam pemerintah Malaysia karena dianggap berusaha menghancurkan karir politiknya. Upaya yang dilakukan, kata Anwar, yakni menyeretnya ke pengadilan terkait kasus sodomi.

    Kasus ini besok akan kembali disidang oleh pengadilan. Sebelumnya kasus serupa telah menimpa Anwar satu dekade lalu dan membuatnya mendekam dalam penjara dan dicoret dalam daftar pemerintahan.

    Menurut Anwar, pemerintahan baru yang dipimpin Perdana Menteri Najib Razak tidak membuat suasana menjadi lebih baik, sebaliknya menjadi lebih buruk. “Ini bukan kasus Anwar. Ini adalah institusi pemerintahan -polisi, pengadilan dan media-, semuanya menjadi lebih buruk di bawah Perdana Menteri Najib Razak,” tandasnya.

    Anwar mengaku tidak takut jika akhirnya pengadilan besok memutuskan dirinya bersalah dan terancam hukuman penjara 20 tahun. “Saya bertekad mereformasi politik dan ekonomi. Sudah pasti saya menjadi ancaman, karena itu mereka berusaha memenjarakan saya 12 tahun untuk membunuh karir politik saya,” ujarnya.

    STRAITS TIMES | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.