Aneka Kepingan Terpisah dalam Teka-teki Plot Bom New York  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi memeriksa sebuah bom mobil yang gagal meledak di Times Square, New York (3/5). AP/New York Daily News/Alfred Giancarli

    Polisi memeriksa sebuah bom mobil yang gagal meledak di Times Square, New York (3/5). AP/New York Daily News/Alfred Giancarli

    TEMPO Interaktif, New York - Warga Amerika keturunan Pakistan yang mengaku kepada polisi menyalakan bom mobil yang gagal di Times Square, New York, Amerika Serikat, di saat jam sibuk belum dihadirkan di pengadilan sejak penangkapannya awal pekan ini, meskipun dia kooperatif, pemerintah belum yakin dia bertindak sendirian.

    Komisioner Kepolisian New York City Raymond Kelly, Jum'at waktu New York (pagi tadi WIB) masih membahas apa yang disebutkan Faisal Shahzad kepada para penyelidik, termasuk apa motif dia. Dia diciduk Senin lalu dalam sebuah pesawat komersial yang hendak berangkat ke Dubai, dua hari setelah ancaman bom telah dibersihkan di sejumlah blok di kota berjuluk Big Apple tersebut.

    “Individu ini tipe yang (butuh) kerjasama. Dalam tipe-tipe situasi tersebut, Anda biarkan informasi mengalir, maka berbicara,” ujar Kelly.

    Polisi memiliki foto-foto pengintai Shahzad di sekitar Times Square dan video yang menunjukkan mobilnya pergi ke tempat di mana mereka mengatakan dia telah meninggalkan sebuah mobil sport itu berasap pada 1 Mei yang memuat sebuah bom berbahan bensin dan propan.

    Pejabat penegak hukum menyebut mereka mencoba menemukan kaitan-kaitan antara pria Bridgeport, Connecticut, dan kemungkinan sumber-sumber pendanaan aksi itu, termasuk Taliban Pakistan, yang sama-sama telah mengklaim bertanggungjawab dan membantah berperan dalam pengeboman yang gagal.

    Menurut seorang pejabat penegak hukum kepada AP, seorang kurir uang tengah diburu yang mungkin telah dialiri dana secara tunai kepada analis anggaran berusia 30 tahun itu. Pejabat itu berbicara tanpa menyebut nama karena sensitivitasnya penyelidikan.

    AP/dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.