Sultan Kelantan Tidak Diperbolehkan Meninggalkan Negaranya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • -

    -

    TEMPO Interaktif, Kota Baru – Lengkap sudah masalah yang dihadapi Sultan kelantan Malaysia,  Sultan Ismail Petra. Selain masalah kisruh rumah tangga putra keduanya, Tengku Muhammad Fakhry yang menikah dengan model asal Indonesia Manohara Odelia Pinot, juga kasus penangkapan Fakhry Selasa malam lalu, Sultan yang tengah sakit itu kini dihadapkan masalah baru, yakni dia tidak diijinkan meninggalkan Kelantan.

    Menurut seorang sumber seperti dilaporkan hari ini, Jumat (7/5), pesawat jet pribadi yang akan membawa Sultan bersama istrinya Tengku Anis Tengku Abdul Hamid, kemarin tidak dibolehkan mendarat di bandara Kelantan. Rencananya Sultan dan istrinya akan ke Singapura pukul 2.30 waktu setempat untuk melakukan checkup, tapi pesawat yang membawa mereka dilarang meninggalkan Kelantan.

    Larangan itu sebenarnya telah ditetapkan sejak Selasa lalu. Atas keputusan  ini, pengacara Sultan bersiap untuk menuntut di pengadilan agar kliennya diijinkan meninggalkan Kelantan untuk berobat di  sebuah rumah sakit di Singapura.

    Sultan, 61 tahun, Mei tahun lalu menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura karena menderita stroke. Februari lalu ia kembali ke Kelantan dan kemudian menjalani perawatan di rumah sakit Universiti Sains Malaysia. Selama dirawat, tidak satupun yang diperbolehkan menjenguknya, termasuk pengacara, kecuali istrinya.

    STRAITS TIMES | SUNARIAH

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?