Ahmadinejad Ancam Amerika, Sanksi Tak Bisa Hentikan Nuklir Iran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahmoud Ahmadinejad. AP/Richard Drew

    Mahmoud Ahmadinejad. AP/Richard Drew

    TEMPO Interaktif, New York - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menegaskan jika Perserikatan Bangsa-Bangsa menjatuhkan sanksi terhadap negaranya atas program nuklir hal itu tidak akan menghentikan langkah Iran. Sanksi tersebut juga bisa menghancurkan hubungan secara permanen antara Iran dengan Amerika Serikat.

    Ahmadinejad memperingatkan bahwa jika sanksi baru itu lulus berarti hubungan antara Iran dan Amerika Serikat tidak akan meningkat menjadi baik. Iran juga dapat menahan sanksi dan tekanan dari Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya mengenai program nuklir Teheran.

    "Sanksi tidak dapat menghentikan bangsa Iran. Bangsa Iran dapat menahan tekanan dari Amerika Serikat dan sekutunya," tegas Ahmadinejad dalam konferensi pers di New York, Selasa wktu setempat, sebelum menghadiri konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

    "Meskipun kami tidak menerima sanksi tersebut, kami tidak takut terhadap mereka juga," tegasnya melalui seorang penerjemah.

    Amerika Serikat dan lima negara besar lainnya bernegosiasi dalam Dewan Keamanan PBB untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran atas penolakannya menghentikan pengayaan uranium. Mereka berharap resolusi lulus dalam beberapa pekan mendatang.

    Barat menuduh Teheran bertujuan mengembangkan senjata atom, tapi Iran mengatakan program nuklirnya adalah untuk tujuan damai.

    Hubungan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat putus pada 1980 ketika kelompok militan Iran menyandera lebih dari 50 diplomat Amerika Serikat di Kedutaan Amerika Serikat di Teheran.

    REUTERS l BASUKI RAHMAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.