Pengadilan Sodomi Anwar Berlanjut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anwar Ibrahim. TEMPO/Imam Sukamto

    Anwar Ibrahim. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO Interaktif, Putrajaya - Pengadilan Federal Malaysia kemarin menolak permohonan mantan wakil perdana menteri Anwar Ibrahim agar kasus sodomi yang membelit dirinya dihentikan. Alhasil, sidang kasus dengan terdakwa Anwar akan terus berjalan.

    Dalam bandingnya, tim kuasa hukum Anwar menyebutkan tuduhan sodomi terhadap Anwar merupakan persekongkolan untuk membunuh karir politiknya. Mereka menyatakan pula hasil pemeriksaan medis menyimpulkan tidak ada bukti selibat telah berlangsung. Anwar menuduh Perdana Menteri Najib Razak sebagai dalang dalam dakwaan kasus sodomi itu. Namun Najib membantah.

    Majelis hakim yang beranggotakan tiga orang memutuskan laporan pemeriksaan medis itu perlu dianalisa bersama hasil uji DNA dari Mohamad Saiful Bukhari Azlan, 25 tahun. Ia mengaku disodomi oleh mantan bosnya itu di sebuah kondominium di kawasan elite Damansara dua tahun lalu.

    Menurut jadwal, sidang kasus sodomi Anwar akan dimulai lagi Senin pekan depan setelah mandek tiga bulan. Saat sidang Februari lalu, Saiful Bukhari mengaku di hadapan majelis hakim bahwa ia benar-benar disodomi. Ia memberikan keterangan dengan bahasa vulgar.

    Reuters/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.