Pemilu Inggris: Segelas Wine Sarah Brown

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Lefteris Pitarakis

    AP Photo/Lefteris Pitarakis

    TEMPO Interaktif, London - Tak banyak yang diinginkan Sarah Brown, istri Perdana Menteri Inggris Gordon Brown yang saat ini ikut berpacu dalam pemilu. Sarah bilang dia mengharapkan segelas anggur dan berbaring rileks setelah pemilu. Dia mengungkapkan “sangat kuatir” setelah dia mendengar panggilan Gillian Duffy “fanatik” tentang imigrasi.

    Dalam sebuah wawancara dengan majalah Grazia, hari ini, dua hari sebelum pemilu besok, Bu Brown menggambarkan suaminya sebagai (orang) yang “bersemangat” dan “mengesankan”.

    Saat ditanya apa yang akan dilakukan setelah pemilu usai, dia bilang ingin “segelas anggur dan tiduran”. Sarah juga menyebut bahwa keduanya tak bisa keluar sesering yang mereka inginkan karena masalah keamanan, dan sebaliknya punya “malam kencan” di rumah ketika mereka makan malam sendirian di Downing Street. “Dia punya kepribadian yang hebat," katanya.

    Sementara itu, menurut jajak pendapat terakhir sebelum pemilu 6 Mei, Partai Buruh yang mengusung Gordon Brown yang berkuasa sejak 1997, tertinggal 7-8 poin dari oposisi Konservatif.

    Hal itu bisa memberi partai kanan tengah David Cameron sebuah mayoritas ramping di parlemen. Cameron ingin mengakhiri 13 tahun oposisinya dan mengamankan sebuah mayoritas yang solid, bakal berkempanye habisa-habisan nanti malam untuk mencari dukungan dari sepertiga pemilih yang belum menentukan pilihan.

    Guardian/Reuters/dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.