Ahmadinejad: Nuklir Amerika Menjijikan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahmoud Ahmadinejad. AP/Richard Drew

    Mahmoud Ahmadinejad. AP/Richard Drew

    TEMPO Interaktif, New York - Saling ejek dan kecam terjadi antara Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad dan Menteri Luar Negeri Amerika serikat Hillary Rodham Clinton. Inisden itu berlangsung kemarin dalam pembukaan Konferensi Perjanjian non-Penyebaran Nuklir (NPT) di markas Perserikatan Bangsa-bangsa, New York, Amerika.

    Ahmadinejad mengecam Washington karena menjadi pemimpin dalam perlombaan senjata. Ia menuding Gedung Putih baru melakukan sedikit hal untuk melucuti sekitar 10.000 bom atom yang dimiliki. “Kepemilikan bom nuklir bukan sebuah sumber kebanggaan, itu malah menjijikan dan memalukan,” katanya di hadapan delegasi dari sekitar 189 negara.

    Ahmadinejad menjadi satu-satunya kepala pemerintah yang menghadiri pertemuan itu. Ia menjadi pembicara kedua. Meski tidak mendominasi, seperti biasa pemimpin berhaluan keras ini juga mengecam Israel yang ia sebut sebagai rezim Zionis.

    Pengagum pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatullah Khomeini ini menuduh Amerika tetap memberikan dukungan tanpa syarat terhadap program nuklir Israel. Sebab itu, ia mempertanyakan bagaimana mungkin negara adi daya itu dipercaya bisa memimpin upaya menciptakan dunia bebas senjata nuklir. “Amerika tidak pernah menghormati komitmen apapun dalam NPT,” ia menegaskan.

    Xinhua/Faisal Assegaf 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.