Manusia Tertua di Dunia Meninggal, Usia 114 Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Tokyo - Manusia tertua di dunia meninggal, seminggu menjelang hari ulang tahunnya ke-115 tahun.

    Karna Chinen, menurut juru bicara yang merawatnya Kaoru Shijima, perempuan asal kepulauan Okinawa Jepang selatan itu hidup dalam tiga zaman.

    Selama beberapa tahun, Chinen yang bertubuh mungil dan berambut keabu-abuan ini menghabiskan masa hidupnya di pusat perawatan Nanjo, sebelah selatan Okinawa. Menurut catatan Gerontology Research Group, dia lahir pada 10 Mei 1895.

    Chinen dinobatkan manusia tertua di dunia ketika Gertrude Baines meninggal di sebuah rumah sakit di Los Angeles pada usia 115 tahun.

    Sepeninggal Chinen, kini, rekor manusia tertua dipegang Eugenie Blanchard asal Prancis mencapai usia 114 tahun. Dia lahir pada 16 Februari 1896.

    Jepang memiliki presentase tinggi manusia yang hidup lebih dari seratun tahun, di antara mereka kebanyakan tinggal di daerah Okinawa.

    Seperti disampaikan dalam rilis pemerintah, lebih kurang 40 ribu orang berusia lebih dari 100 tahun hidup di sana, 86 persen adalah perempuan.

    Proyeksi PBB menyebutkan, pada 2050 populasi warga Jepang yang berusia lebih dari 100 tahun diharapkan mencapai satu juta jiwa.

    AP | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.