Australia Peringatkan Warganya Aksi Teroris di India

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa korban  menunggu bantuan setelah sebuah bom meledak di sebuah jalan di New Delhi, India. 13/09/08. . (AP Photo/Mustafa Quraishi)

    Beberapa korban menunggu bantuan setelah sebuah bom meledak di sebuah jalan di New Delhi, India. 13/09/08. . (AP Photo/Mustafa Quraishi)

    TEMPO Interaktif, New Delhi - Pemerintah Australia lewat Kedutaan Besar di New Delhi, memperingatkan warganya yang berada Ibukota India itu agar saat ini tetap berada di tempat tinggal dan hotel. Ini adalah peringatan serius kedua dalam beberapa pekan terakhir menyangkut dugaan serangan teroris.

    Menurut The Australian, peringatan terbaru ini menyusul kedatangan Menteri Perdagangan Australia Simon Crean dan sebuah konferensi bisnis utama antara Australia-India yang digelar pekan ini. Peringatan itu juga menyangkut larangan warga Australia berada di tengah keramaian pasar di New Delhi.

    Peringatan serius juga dilansir pada akhir pekan lalu oleh kedutaan-kedutaan Amerika Serikat, Inggris dan Kanada, semuanya memaparkan sebuah serangan diduga sudah dipesiapkan.

    Departemen Luar Negeri Australia sebelumnya sudah mengeluarkan pernyataan pada Sabtu lalu di Canberra bahwa "informasi yang spesifik dan kredibel mengindikasikan bahwa serangan teroris di New Delhi, khususnya di pasar-pasar, bakal terjadi".

    "Warga Australia jangan berada di keramaian pasar-pasar di New Delhi," demikian Kedubes Australia semalam.

    Kantor Crean kemarin memastikan bahwa kunjungannya -yang ketiga dalam setahun ini- bakal tetap dilangsungkan meski ada peringatan ancaman teroris.

    Crean dijadwalkan tiba di New Delhi siang nanti untuk memberikan brifing menjelang Pertandingan Persemakmuran pada Oktober nanti sebelum melanjutkan perjalanan ke pusat bisnis dan IT di Mumbai dan Hyderabad selama kunjungan enam harinya.

    The Australian/dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?