Taliban Pakistan Klaim Bom di Kota New York  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi memeriksa sebuah bom mobil yang gagal meledak di Times Square, New York (3/5). AP/New York Daily News/Alfred Giancarli

    Polisi memeriksa sebuah bom mobil yang gagal meledak di Times Square, New York (3/5). AP/New York Daily News/Alfred Giancarli

    TEMPO Interaktif, Kairo - Taliban Pakistan mengaku bertanggung jawab dalam upaya serangan bom mobil di New York City Time Square. Pengakuan ini disampaikan dalam sebuah video yang dikirimkan pada hari Minggu melalui Internet.

     

    Menurut SITE Intelligence Group, video berdurasi satu menit, 11 detik itu diduga dirilis oleh Taliban Pakistan, kelompok militan yang mengatakan serangan itu adalah balas dendam atas kematian pemimpinnya, Baitullah Mehsud, dan tewasnya pemimpin al-Qaida di Irak Abu Omar al-Baghdadi dan Abu Ayyub al-Masri, yang dibunuh oleh pasukan Amerika dan Irak utara di Baghdad bulan lalu.

    SITE, sebuah organisasi yang berbasis dalam pelacakan teroris, pertama kali menemukan video di YouTube. Rekaman, yang kemudian tampak telah dihapus dari situs web itu, tidak membuat referensi khusus untuk serangan di New York, juga tidak menyebutkan bahwa lokasi atau bahwa itu adalah bom mobil.

    Sementara komisaris polisi New York City mengatakan tidak ada bukti adanya hubungan Taliban untuk bom mobil gagal.

    Sekretaris Pers Gedung Putih Robert Gibbs menolak untuk mengomentari klaim tersebut. "Aku tidak akan masuk ke dalam asumsi tentang siapa yang mungkin terlibat atau apa motif mereka mungkin," kata Gibbs di Air Force One mendampingi Presiden Barack Obama ke New Orleans.

    Taliban Pakistan adalah salah satu grup terbesar. Ia memiliki hubungan yang kuat dengan al-Qaida dan berbasis di barat laut dekat perbatasan Afganistan. Kelompok ini telah melakukan sejumlah serangan berdarah di Pakistan dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar terhadap target Pakistan, tetapi tidak membuat rahasia kebencian yang menuju Amerika Serikat.

    Tahun lalu, komandan itu, Baitullah Mehsud, berjanji akan "memukau semua orang di dunia" dengan serangan terhadap Washington atau bahkan Gedung Putih. Tapi Mehsud juga dilaporkan mengatakan anak buahnya berada di balik massa penembakan di Maret 2009 di American Civic Association di Binghamton pada bulan April 2009. Namun klaim itu ternyata palsu.

    Klaim itu datang sehari setelah polisi di New York menemukan sebuah bom mobil yang berpotensi kuat yang tampaknya tidak berhasil meledak di sebuah kendaraan sport di Times Square. Kendaraan itu diisi tangki berisi bensin, kembang api, lima galon bensin, dan dua jam dengan baterai, kawat listrik dan komponen lainnya, kata para pejabat.

    AP| NUR HARYANTO

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.