Mahathir Tuding Anwar Ibrahim Haus Kekuasaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahathir

    Mahathir

    TEMPO Interaktif, Bukit Beruntung - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menjadi juru kampanye bagi koalisi Barisan Nasional menjelang pemilihan umum sela di daerah Hulu Selangor.

    Di hadapan 3.000 pendukung Barisan Nasional, ia menyebut pemimpin oposisi dari Pakatan Rakyat, Anwar Ibrahim, sebagai orang yang haus kekuasaan. Ia menilai bekas anak buahnya itu sangat berambisi menjadi perdana menteri. "Ambisi semacam ini dapat membuat seseorang gila," kata Mahathir.

    Ia pun menuding Anwar pernah berupaya menjatuhkan dirinya saat menjadi wakil perdana menteri. Namun ia tidak menjelaskan secara terperinci apa yang dilakoni musuh politiknya tersebut. Karena itu, ia menyerukan para pemilih untuk tidak mendukung Anwar.

    Pemilihan sela di Hulu Selangor ini akan menjadi ujian bagi Barisan Nasional atau Pakatan Rakyat. Calon dari Barisan adalah pendatang baru dari etnis India, yakni P. Kalamanathan. Ia akan menghadapi politikus senior yang pernah menjadi anggota kabinet, Zaid Ibrahim.

    Bagi Barisan Nasional, kemenangan sangat diperlukan di Hulu Selangor. Jika tercapai, itu artinya penduduk di sana menyokong kebijakan reformasi yang diluncurkan Perdana Menteri Najib Razak, yakni tidak lagi mengistimewakan ras Melayu. Sejak pemilihan umum Maret 2008, Barisan Nasional kalah di tujuh dari sembilan pemilihan sela.

    Sejak Malaysia merdeka lebih dari setengah abad lalu, etnis Melayu, yang mayoritas, memiliki hak istimewa di bidang ekonomi. Karena itu, etnis Cina dan India, yang minoritas, merasa didiskriminasi. "Pemilihan ini lebih penting bagi BN (Barisan Nasional) karena akan menggambarkan dan mengukur apakah akan kehilangan basis utama pendukungnya," ujar pengamat politik Khoo Kay Peng.

    Pihak oposisi juga menyikapi serius pemilihan sela ini. Sebab, ini bakal membuktikan apakah popularitas Anwar masih tinggi di tengah banyaknya anggota Partai Keadilan Rakyat yang keluar dan kasus korupsi yang masih membelit dirinya.

    Salah satu pemilih pemula di distrik Kuala Kubu Bharu menyadari soal begitu pentingnya pemilihan di Hulu Selangor ini. "Saya tahu, saya tidak hanya memilih seseorang yang akan mewakili kami, namun hasil pemilu ini akan berpengaruh secara nasional," kata Nor Ain Fadilah Shawal Alludin, 26 tahun, kepada kantor berita AFP.

    Pertarungan antara pemerintah dan kubu pembangkang akan terus bergulir setelah pemilihan di Hulu Selangor. Anwar menuduh pemerintahan Najib dikendalikan oleh lembaga pelobi Zionis, APCO Worldwide. Sedangkan kasus sodomi dengan terdakwa Anwar masih bergulir di pengadilan.

    CHANNEL NEWS ASIA | MALAYSIAN INSIDER | FAISAL ASSEGAF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.