Wakil Perdana Menteri Cina Desak Reformasi Sistem Kesehatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Beijing - Wakil Perdana Menteri Cina Li Keqiang mendesak seluruh petugas kesehatan meningkatkan pelayanan sebagai bentuk kontribusi untuk mereformasi sistem pelayanan kesehatan di negara itu.

    "Upaya berkelanjutan harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan medis dan kesehatan dan untuk meningkatkan kemampuan dalam pencegahan dan pengobatan penyakit," kata Li dalam sambutan pembukaan Konvensi Nasional Asosiasi Kedokteran Cina di Beijing, Sabtu waktu setempat.

    Li mengatakan dokter dan para petugas kesehatan harus profesional dalam bekerja untuk mencapai tujuan utama reformasi kesehatan, yang bertujuan antara lain untuk memberikan pelayanan perawatan kesehatan yang terjangkau dan memadai.

    Li, anggota tetap Komite Biro Politik Partai Komunis Cina Pusat, juga mendesak pemerintah di semua tingkatan agar mementingkan profesionalisme pengobatan dan perawatan kesehatan.

    "Sebuah sistem insentif berbasis kinerja harus ditetapkan untuk mendorong staf medis agar meningkatkan keterampilan profesional mereka," kata Li.

    Dia menambahkan pemerintah harus menyuntikkan dana lebih besar sebagai investasi saat mengembangkan kebijakan yang lebih mendukung untuk mendorong reformasi kesehatan.

    Ikatan Dokter Cina yang didirikan di Shanghai pada Februari 1915, kini memiliki lebih dari 500.000 anggota di seluruh negeri.

    XINHUA l BASUKI RAHMAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.