Netanyahu Tolak Bekukan Proyek Permukiman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benjamin Netanyahu. AP/Bernat Armangue

    Benjamin Netanyahu. AP/Bernat Armangue

    TEMPO Interaktif, Yerusalem - Perdana Menteri Israel benjamin Netanyahu kembali menegaskan penolakannya terhadap permintaan Gedung Putih untuk menghentikan proyek permukiman Yahudi di Yerusalem Timur.

    Surat kabar the Wall Street Journal hari ini melaporkan pemimpin Partai Likud itu mengatakan tuntutan menyetop pembangunan permukiman tidak termasuk syarat kembali ke meja perundingan.

    Namun Netanyahu menyetujui hampir selusian langkah untuk memperbarui lagi perundingan dengan Palestina. Ini termasuk pelepasan tahanan Palestina, pencabutan blokade jalan di Tepi Barat, perluasan kewenangan bagi pasukan keamanan Palestina, serta pembahasan soal perbatasan dan status Yerusalem.

    Netanyahu juga mendukung pembangunan di kawasan Ramat Shlomo selama dua tahun. Israel secara mengejutkan mengumumkan pembangunan 1.600 rumah bagi orang Yahudi saat Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden berkunjung ke sana.

    Jerusalem Post/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.