Rusia Akan Batasi Sirene Mobil Pejabat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Moskow - Parlemen Rusia (Duma) hari ini mulai membahas rancangan undang-undang yang akan membatasi penggunaan sirene oleh pejabat pemerintah dan kalangan pengusaha kaya.

    Sirene yang dalam bahasa Rusia disebut migalki dipakai untuk melancarkan perjalanan di tengah kemacetan. Proposal beleid itu diajukan oleh Anatoly Ivanov dari Partai Rusia Bersatu yang berkuasa. Jika disetujui, para pelanggar akan dikenai denda.

    Sejumlah protes kerap terjadi di Ibu Kota Moskow lantaran para pejabata dan pengusaha disitimewakan dengan sirene. Unjuk rasa terbaru berlngsung kemarin yang dibubarkan oleh polisi.

    Wakil Ketua Komite Keamanan Duma Sergey Goncharov beleid baru itu akan mengurangi orang-orang yang mendapat keistimewaan itu. “Aparat keamanan federal memiliki daftar banyak orang yang membutuhkan perlindungan dan banyak pula yang sebenarnya tidak perlu,” katanya kepada situs berita BBC.

    BBC/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.