Turki Akan Selalu Dukung Iran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutogio (kiri) dan Turkish Foreign Minister Ahmet Davutoglu, left, speaks during a joint press conference with his Iranian counterpart Manouchehr Mottaki, in Tehran, Iran, Tuesday, April 20, 2010.Iran's foreign minister has called a proposed exchange of nuclear fuel an opportunity to boost trust with the West. Mottaki's remarks came after talks with his Turkish counterpart, who said Ankara is ready to act as a mediator in the exchange.(AP Photo/Vahid Salemi)

    Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutogio (kiri) dan Turkish Foreign Minister Ahmet Davutoglu, left, speaks during a joint press conference with his Iranian counterpart Manouchehr Mottaki, in Tehran, Iran, Tuesday, April 20, 2010.Iran's foreign minister has called a proposed exchange of nuclear fuel an opportunity to boost trust with the West. Mottaki's remarks came after talks with his Turkish counterpart, who said Ankara is ready to act as a mediator in the exchange.(AP Photo/Vahid Salemi)

    TEMPO Interaktif, Teheran - Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutogio hari ini menegaskan pemerintahnya akan selalu mendukung posisi Iran dalam menyelesaikan krisis nuklir negara itu.

    “Turki selalu menyokong sikap Iran terkait program nuklir mereka,” kata Davutogio dalam jumpa pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki di Ibu Kota Teheran. Ia menyatakan pula pihaknya menolak pemberian sanksi bagi Negeri Mullah itu.

    Menurut dia, persoalan nuklir Iran harus diselesaikan dengan cara diplomasi. Teheran telah menawarkan dialog dengan seluruh 15 anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

    Amerika Serikat bersama para sekutunyadi Eropa tengah mengupayakan sanksi baru yang lebih berat bagi negeri Persia itu. Pihak Barat memang meyakini Iran sedang mengembangkan senjat nuklir. Tudingan yang selalu dibantah oleh Iran.

    Press TV/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.