Bom Meledak di Pakistan, 25 Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas mengumpulkan barang-barang milik korban bom bunuh diri yang meledak di Peshawar, Pakistan (19/4). AP/Mohammad Sajjad

    Sejumlah petugas mengumpulkan barang-barang milik korban bom bunuh diri yang meledak di Peshawar, Pakistan (19/4). AP/Mohammad Sajjad

    TEMPO Interaktif, Sedikitnya 25 orang termasuk sejumlah pejabat kepolisian tewas setelah sebuah bom meledak saat ada protes massa di Pakistan tenggara. Sementara 30 lainnya cidera dalam serangan di kota tua Peshawar.

    Pejabat pemerintah setempat mengatakan ledakan tersebut dipercaya berasal dari bom bunuh diri. Koresponden Al Jazeera Kamal Hyder melaporkan dari Islamabad, " Di sana ada  demonstrasi besar melawan pemotongan kekuasaan Pakistan."

    "Banyak orang berkerumun di bazaar ketika ledakan menghantam. Seorang pejabat kepolisian senior tewas akibat ledakan tersebut," katanya. Selain itu, para pemrotes dipercaya juga tewas.

    Shafqat Malik, kepala urusan bom, mengatakan kepada para wartawan ledakan disebabkan oleh seorang pelaku bom bunuh diri mengenakan rompi berisi bom biji baja, bantalan bola dan enam sampai delapan kilogram bahan peledak." "Kami menutup kepala dan lengan penyerang," katanya.

    Polisi dan pejabat pemerintah menuduh Taliban sebagai pelaku ledakan bom.

    "Para teroris itu binatang, mereka hanya bertujuan menumpahkan darah," ujar Mian Iftikhar Hussain, menteri informasi provinsi. Namun Siraj ul-Haq, wakil kepala Jamar-e-Islamiya membantah para pejuang Taliban sebagai pelaku serangan.

    "Ada banyak kelompok dan agen yang terlibat dalam terorisme, pemerintah harus bertanggung jawab melindungi warga," katanya.

    Atas peristiwa tersebut, pemerintah menyatakan hari berkabung selama tiga hari di provinsi.

    Serangan berlangsung beberapa jam setelah seorang bocah berusia delapan tahun yewas dan sedikitnya 10 lainnya terluka akibat ledakan di luar sekolah di Peshawar.


    AL JAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.