Pencemar Lingkungan Danai Kampanye Al Gore  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bekas Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore dalam sebuah acara yang digelar Live Earth. (NYTIMES)

    Bekas Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore dalam sebuah acara yang digelar Live Earth. (NYTIMES)

    TEMPO Interaktif, WASHINGTON - Sejumlah penggiat lingkungan beramai-ramai mengutuk bekas Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore. Mereka menuduh politisi Amerika Serikat yang kini gencar berbicara soal masalah perubahan iklim dan kampanye hijau itu sengaja membiarkan organisasinya, Live Earth menuai dana dari perusahaan kimia paling dihujat lantaran Tragedi Bhopal India, 1984.

    "Ini upaya untuk mencuci tangan lewat kampanye hijau," kata Tim Edward dari Kampaye Internasional Buat Tragedi Bhopal, Senin (19/4). Edwards menyesalkan Al Gore yang mau menerima dana dari Dow Chemical untuk mensponsori konser Live Earth di 200 kota di seluruh dunia. Konser ini digelar untuk menarik dana publik buat membiayai program air bersih.

    Padahal Dow sendiri ditengarai sejumlah lembaga riset lingkungan bertanggung jawab atas sejumlah pencemaran lingkungan di beberapa sungai, danau dan sejumlah saluran air lainnya yang berada di dekat sejumlah pabrik milik Dow Chemical. Pabrik-pabrik Dow Chemical itu tersebar di Amerika Serikat, Brasil, dan Afrika Selatan.

    Para peneliti itu menyebut perusahaan yang bermarkas di Midland, Michigan, Amerika Serikat itu dituduh telah mencemari sejumlah wilayah termasuk Sungai Tittabawassee dengan dioxin tingkat tinggi yang merupakan salah satu zat kimia jahat dan paling berbahaya. Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat mendapati Sungai Saginaw Michigan terkontaminasi dioxin

    Sejatinya para penggiat lungkungan telah lama jengkel kepada Dow Chemical, yang kini berupaya secara terang-terangan untuk memoles dirinya sebagai perusahaan hijau. Bukan hanya itu. Dow juga berusaha mengalihkan perhatian dari skandal Bhopal yang menewaskan 25 ribu jiwa dan menyisakan lebih dari 120 ribu jiwa dalam kondisi kesehatan yang kritis.

    Bahkan sampai sekarang, 25 tahun setelah tragedi kebocoran kimia di pabrik Union Carbide di Bhopal itu, ribuan warga desa di sana masih memakai air yang terkontaminasi tersebut. Padahal air beracun itu telah melahirkan sejumlah problem kesehatan seperti lahir cacat, kanker, dan kelainan kulit di wilayah tersebut. 

    Tiga pekan lalu Amnesty International mendesak Live Earth untuk menolak sponsor yang diberikan Dow Chemical kecuali perusahaan kimia itu setuju untuk membersihkan Bhopal. Tapi Live Earth tak meresponsnya. Begitupun Greenpeace, yang selama bertahun-tahun mengkritisi catatan lingkungan Dow, menolak berkomentar karena ikut berpartisipasi dalam acara itu. Dow adalah sponsor tunggal pelbagai konser gelaran Live Earth selama 24 jam.

    | INDEPENDENT | ANDREE PRIYANTO
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.