Barak: Penjajahan terhadap Palestina Harus Berakhir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • telegraph.co.uk

    telegraph.co.uk

    TEMPO Interaktif, Yerusalem - Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak hari ini mengatakan penjajahan yang dilakukan negaranya terhadap bangsa Palestina harus segera diakhiri. Pemimpin dari Partai Buruh ini mengatakan dunia sudah tidak lagi mengunginkan itu terjadi.

    Namun ia memperkirakan kebijakan itu tidak akan berubah tahun ini. “(Padahal) itu tidak ada lagi di belahan dunia manapun,” kata Barak kepada Radio Israel sehari menjelang peringatan kemerdekaan ke-62 negaranya sesuai kalender Yahudi. Jika mengikuti almanak Masehi, peringatan itu baru berlangsung saban 14 Mei.

    Israel telah menguasai Jalur Gaza dan Tepi Barat setelah menang pada Perang Enam Hari 1967. Sejauh ini, proses perdamaian telah mandek tiga tahun setelah Presiden otoritas Palestina Mahmud Rida Abbas dan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert bersepakat dalam konferensi Annapolis.

    Kedua pihak terganjal pada tiga isu utama, yakni status Yerusalem, perbatasan kedua negara, dan pemulangan pengungsi Palestina. Abbas baru bersedia kembali berunding jika Israel menghentikan pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur.

    Washington Post/Faisal Assegaf

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.