Legenda Cerutu Kuba Wafat Dalam Usia 91 Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alejandro Robaina. AP/Jose Goitia

    Alejandro Robaina. AP/Jose Goitia

    TEMPO Interaktif, Havana - Pembuat cerutu paling top di Kuba Alejandro Robaina meninggal di Provinsi Pinar del Rio dalam usia 91 tahun.

    Televisi pemerintah melaporkan, dia meninggal setelah berjuang melawan "penyakit yang sulit disembuhkan" di kota San Luis, tempat dia akan dimakamkan.

    Robaina, sesungguhnya adalah seorang petani yang membuat cerutu Kuba dengan merk namanya. Ia menekuni tanaman tembakau sejak usia 12 tahun, belajar berdagang tembakau dari ayahnya yang bekerja di lahan pertanian milik kakeknya pada tahun 1845 di Pinar del Rio, Kuba barat.

    Produsen cerutu ini lahir pada 20 Maret 1919 di Alquizar, provinsi La Habana. Seluruh hidupnya dihabiskan di San Luis.

    Ia biasanya bisa dijumpai di kawasan pertanian miliknya di Vuelta Abajo, Kuba barat, untuk merawat pertanian tembakau. Kwalitas tembakaunya sangat terkenal dan selalu mengatakan kepada tetamu yang mengunjunginya, "Anda harus mencintai tanah dan merawatnya."

    Menurut wartawan BBC Danny Aeberhard, industri cerutu milik negara yang paling menguntungkan selama bertahun-tahun tak ada lagi kecuali yang dikelola oleh Don Alejandro Robaina.


    BBC | LATIN AMERICAN HERALD TRIBUNE | CHOIRUL



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.