Lonceng Sekolah Diharamkan di Somalia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc

    sxc

    TEMPO Interaktif, Mogadishu -Kelompok militan al-Shabab yang menguasai sebagian besar wilayah Somalia melarang para guru menggunakan lonceng untuk menandai akhir pelajaran. Menurut mereka, lonceng terlalu berbau Kristen seperti lonceng gereja.

    Larangan dikeluarkan setelah kelompok Hizbul-Islam minggu lalu melarang musik dimainkan di radio karena tidak Islami. Mereka juga melarang menggunakan lagu sebagai nada dering telepon genggam. Di masa lalu para militan Islam ini melarang warga menonton film dan sepakbola.

    Seorang guru di kota Jowhar, 90 kilometer sebelah utara Mogadishu, mengatakan, sebagai ganti lonceng mereka sekarang menggunakan tepuk tangan pada akhir pelajaran. Akhir pelajaran, seperti dikutip kantor berita Associated Press, juga ditandai dengan para guru memukuli meja dan pintu

    Somalia tidak mempunyai pemerintah pusat yang berfungsi sejak 1991. Para militan menguasai wilayah besar di negara itu. Pemerintah peralihan yang didukung pasukan Uni Afrika dan PBB hanya menguasai sebagian kecil ibukota, Mogadishu.

    BBC | YR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.