Pemimpin Kaus Merah yang Gagal Ditangkap Lari ke Rathcaprasong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerakan Kaus Merah di Thailand. AP Photo

    Gerakan Kaus Merah di Thailand. AP Photo

    TEMPO Interaktif, Bangkok -Tiga pentolan Kaus Merah yang gagal ditangkap di gedung Hotel SC Park lari Rathcaprasong, kawasan belanja Thailand yang kini menjadi pusat kekuatan massa pendukung bekas Perdana Menteri Thaksin Shinawatra. Tiga pemimpin Fron Persatuan Demokrasi Anti Kediktatoran itu adalah Suporn Attavong, Payap Panket, dan Arisaman Phongruengrong.

    Polisi semula sudah mengepung bagian belakang gedung Hotel SC Park. Tapi mereka kalah jumlah dan tak bisa berbuat banyak setelah para pendukung Kaus Merah datang dan mengepung sisi lain hotel tersebut di Bangkok.

    Ketika aksi penyelamatan disiarkan langsung oleh televisi milik Kaus Merah, People Channel, polisi hanya bisa menyaksikan hal tersebut. Ketiga pimpinan Kaus Merah itu hendak ditangkap karena memimpin penyerbuan ke gedung parlemen Thailand pekan lalu.

    Menurut media Kaus Merah, dalam penangkapan itu sempat terjadi bentrok. Masing-masing seorang dari kedua pihak terluka akibat tembakan. “Kami tak ingin menangkap, cuma ingin interogasi,” ujar Somphon Potisophon, juru bicara pemerintah melalui pesan singkatnya.

    Setelah diselamatkan, ketiganya segera dibawa ke markas Kaus Merah di kawasan wisata dan belanja Rathcaprasong. Kini, kekuatan Kaus Merah terkonsentrasi di kawasan sebesar empat blok jalan tersebut. Sebanyak empat ruas jalan besar ada di kawasan ini, dengan beberapa hotel mewah seperti Holiday Inn, Intercontinental, dan Grand Hyatt yang trotoarnya masih ditempati para pengunjuk rasa dari berbagai daerah, terutama kawasan Utara, Timur, dan Barat Laut Thailand, yang umumnya adalah petani.

    Yophiandi (Bangkok)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.