Ledakan Mematikan di Festival Tahun Baru Burma

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan pengungsi Myanmar menuju perbatasan Myanmar Cina di Nansan, Yunnan (31/8). Mereka mulai kembali ke negaranya setelah tentara Myanmar mengalahkan pemberontakan sekelompok etnis. Foto: AP Photo/Ng Han Guan

    Ribuan pengungsi Myanmar menuju perbatasan Myanmar Cina di Nansan, Yunnan (31/8). Mereka mulai kembali ke negaranya setelah tentara Myanmar mengalahkan pemberontakan sekelompok etnis. Foto: AP Photo/Ng Han Guan

    TEMPO Interaktif, Sedikitnya sembilan orang tewas dan lebih dari 60 lainnya cidera akibat tiga ledakan di taman di Rangon, kawasan utama bisnis di Burma.

    Menurut pejabat setempat, Kamis, ledakan terjadi saat berlangsungnya festival tahun baru air di bekas ibu kota negara.

    Seorang perwakilan dari kedutaan besar Inggris di Burma mengatakan kepada Al Jazeera tak tahu banyak akibat yang ditimbulkan ledakan tersebut.

    Sementara itu, televisi pemerintah melaporkan sumber ledakan berasal dari bom tetapi belum mengetahui siapa yang bertanggung jawab. Saksi mata melihat sejumlah perempuan muda di dekat Danau Kandawgyi cidera.

    Rezim militer Burma tak memiliki bukti kuat penyebab ledakan dan  pelaku yang mengaku bertanggung jawab. "Sejumlah orang cidera tetapi belum bisa disampaikan detailnya karena masih dalam proses investigasi," kata polisi  

    Setiap tahun, ribuan orang berkumpul suka cita di Rangon untuk merayakan Tahun Baru satu sama lain membasahi air.

    AL JAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.