Kirgistan di Ambang Perang Saudara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dmitry Medvedev. AP/Sergei Chirikov

    Dmitry Medvedev. AP/Sergei Chirikov

    TEMPO Interaktif, Washington - Presiden Rusia Dmitry Medvedev hari ini memperingatkan masyarakat internasional bahwa perang saudara bakal meletup di Kirgistan. Ia bahkan memperkirakan negara Asia Tengah itu bakal menjadi Afganistan Kedua.

    “Ada risiko nyata Kirgistan mungkin terpecah dua, utara dan selatan,” kata Medvedev dalam acara tanya jawab di Brookongs Institution, Washington. Karena itu, ia menegaskan Rusia berkewajiban mencegah bentrokan berdarah itu tidak terjadi.

    Krisis politik masih berlangsung di Kirgistan sejak kaum oposisi menggulingkan rezim Presiden Kurmanbek Bakiyev. Kudeta berdarah yang menewaskan 63 orang dan mencederai 800 lainnya itu terjadi awal bulan ini.

    Bakiyev memperingatkan pertumpahan darah akan terjadi bila pihak oposisi bertekad menangkap dirinya.

    Associated Press/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.