Amerika Sarankan Warganya Tidak ke Thailand  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua turis asing berfoto bersama demonstran di Bangkok. AP Photo

    Dua turis asing berfoto bersama demonstran di Bangkok. AP Photo

    TEMPO Interaktif, Washington - Pemerintah Amerika Serikat hari ini mengeluarkan peringatan agar warganya tidak berkunjung ke Thailand. Saran ini dikeluarkan lantaran krisis politik masih terus berlanjut di negara itu.

    Departemen Luar Negeri Amerika memperkirakan unjuk rasa besar-besaran “Gerakan Kaus Merah” akan terus berlanjut selama peringatan tahun baru Songkran 13-16 April. Sebab itu, mereka meminta warga negara Abang Sam itu menghindari lokasi-lokasi demonstrasi, termasuk Jalan Raya Khao San yang populer di kalangan wisatawan asing.

    “Warga Amerika diingatkan meski demonstrasi diupayakan damai namun bisa berbalik menjadi permusuhan dan meningkat ke arah kekerasan dengan sedikit atau tanpa peringatan,” kata Departemen Luar Negeri Amerika dalam pengumuman tertulisnya.

    Demo akhir pekan lalu berakhir ricuh. Massa pro-mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra bentrok dengan polisi antihuru-hara. Akibatnya 21 orang terbunuh dan 800 lainnya cedera.

    Mahkamh Agung Thailanf kemarin membubarkan Partai Demokrat yang dipimpin Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva karena terbukti melanggar dana kampanye.

    Reuters/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.