Perdana Menteri Thailand: Teroris Terlibat dalam Kerusuhan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo

    AP Photo

    TEMPO Interaktif, Bangkok - Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva menilai kerusuhan berdarah yang menewaskan 21 orang dan melukai sekitar 800 orang pada Sabtu lalu dipicu kelompok teroris yang menyusup ke massa pengunjuk rasa.  

    Menurut Abhisit, Senin (11/4), kelompok bersenjata teroris berada di antara pengunjuk rasa kaus merah pada Sabtu malam ketika terjadi kerusuhan. Pernyataan tersebut diungkapkan Abhisit dalam pernyataan di televisi pukul 14.05 waktu setempat.

    Abhisit mengatakan pihaknya memiliki bukti adanya teroris di antara massa yang menuntut demokrasi. Pernyataan Abhisit memperkuat komentar Wakil Perdana Menteri Suthep Thaugsuban yang mengatakan ada 'sekelompok pria bersenjata' berbaur dengan para pengunjuk rasa.

    Pusat Administrasi Publik untuk Situasi Darurat saat ini tengah mengidentifikasi para teroris untuk dipisahkan dari para pengunjuk rasa.

    "Saya meminta kepada semua orang yang tidak bersalah untuk tidak bekerja sama dengan elemen-elemen ini. Jika kami bisa memisahkan teroris dari massa, kami bisa mencari formula untuk menyelesaikan masalah ini," ujar Abhisit.

    Sedikitnya 21 orang tewas dalam kerusuhan berdarah antara pengunjuk rasa dengan pasukan keamanan Thailand pada Sabtu malam. Para pengunjuk rasa berdemo menuntut parlemen dibubarkan dan pemilihan umum segera digelar.


    BANGKOK POST| KODRAT SETIAWAN
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.