Bangkok Rusuh, Lima Tentara Masih Disandera Demonstran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bangkok - Juru bicara militer Thailand Kolonel Sansern Kaewkamnerd, Ahad (11/4), mengatakan lima tentara yang disandera pengunjuk rasa antipemerintah belum kembali ke unit mereka usai bentrokan berdarah kemarin.

    Menurut Kaewkamnerd, lima tentara tersebut tidak termasuk dalam personel yang diterjunkan ke kawasan bentrokan.

    Stasiun televisi Thailand PBS melaporkan beberapa pemimpin pengunjuk rasa kini mulai berorasi di depan masa di Rajprasong. Mereka meminta massa untuk tenang dan mengheningkan cipta untuk korban tewas dalam kerusuhan kemarin.

    Para pemimpin pengunjuk rasa digambarkan terlihat sangat lelah dan beberapa dari mereka tampak membaca surat kabar. Seorang pemimpin pengunjuk rasa mengatakan kepada PBS bahwa mereka enggan berdialog dengan Sekretaris Jenderal Perdana Menteri Kobsak Sabhvasu.

    Bentrokan antara tentara Thailand dengan pengunjuk rasa pecah di Bangkok kemarin. Akibatnya, sekitar 19 orang tewas dan lebih dari 800 orang terluka.

    Tentara Thailand melepaskan tembakan dengan peluru karet dan gas air mata ke arah ribuan pengunjuk rasa yang melawan dengan senjata, granat, dan bom molotov dekat jembatan Phan Fah dan Jalan Rajdumnoen di Bangkok. Sebanyak empat tentara tewas dalam bentrokan tersebut.

    BANGKOK POST| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.