Korban Tewas Demonstrasi Thailand Mulai Berjatuhan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerakan Kaus Merah Thailand. AP Photo

    Gerakan Kaus Merah Thailand. AP Photo

    TEMPO Interaktif, Bangkok -Demonstrasi pendukung mantan Perdaana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra yang telah berlangsung selama sebulan akhirnya memakan korban. Aparat keamanan menembak peluru karet dan gas air mata pada ribuan demonstran yang melawan dengan granat, pistol, dan bom molotov dalam kerusuhan yang pecah sejak siang. Sedikitnya delapan orang tewas dan 242 orang, termasuk 64 tentara dan polisi, terluka.

    Korban tewas dalam bentrok di dekat jembatan Fah Phan dan Rajdumnoen Road di kota tua Bangkok itu
    diidentifikasi sebagai empat warga sipil dan empat tentara. Namun wakil gubernur Bangkok, Malinee Sukavrejworakit, yang membenarkan jumlah korban tewas itu tak bersedia memberikan rincian.

    Ribuan demonstran juga memaksa masuk ke dalam kantor-kantor pemerintah di dua kota di utara. Juru bicara militer, Sansern Kaewkamnerd mengatakan aparat kini bersiaga agar kerusuhan tak menyebar ke kota wisata Khao San Road.

    "Khao San Road menyerupai zona perang," kata seorang fotografer Reuters. Jendela pertokoan hancur. Begitu juga mobil-mobil yang terparkir di sepanjang jalan.  Banyak orang terluka dan terbaring di jalan. Polisi mengatakan kepada wartawan beberapa pengunjuk rasa menyalakan tabung gas dan menggelindingkannya ke arah petugas. "Kami akan tetap begini (berdemo) sampai tuntutan kami, 15 hari ke depan parlemen dibubarkan," ujar pemimpin demonstran Kaus Merah, Veera Musikapong.

    AP | YR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.