Penumpang Qantas Ancam Jatuhkan Pesawat dengan Kekuatan Pikiran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dok: Qantas

    Dok: Qantas

    TEMPO Interaktif, Sydney - Seorang penumpang maskapai penerbangan Qantas harus diawasi ketat oleh para awak penerbangan setelah dia mengancam akan menjatuhkan pesawat dengan kekuatan pikirannya.

    Seorang wartawan Australia dalam penerbangan yang sama yang duduk di dekat orang itu mengatakan, ia yakin bahwa orang tersebut di bawah pengaruh obat atau alkohol atau keduanya, dan delusi agama.

    Pramugara penerbangan Qantas dari Sydney ke Singapura ini pun memborgol tangan dan kaki pria itu sekitar lima jam dari 7,5 jam penerbangan ini, seperti dilaporkan ABC.

    Polisi di Singapura naik pesawat dan menangkap pria itu setelah semua penumpang diturunkan. Dia ditahan untuk diinterogasi.

    Seorang juru bicara perusahaan penerbangan Australia mengatakan penumpang tertahan di kursinya saat melihat perilaku orang itu yang "mengancam dan mengganggu".

    Juru bicara polisi Singapura mengatakan mereka masih menahan orang itu dan tindakan-tindakannya masih dalam penyelidikan.

    Insiden itu terjadi pada hari yang sama saat penerbangan jarak jauh Qantas ke Melbourne dari Los Angeles mengalami retak pada jendela kokpit.

    Perusahaan penerbangan Australia telah menghadapi serangkaian masalah teknis pada penerbangan dalam beberapa bulan terakhir, dari soal ban kempes hingga masalah mesin.

    ANANOVA | HAYATI MAULANA NUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.