Presiden Sudan: Pemilihan Umum Dijamin Berlangsung Fair

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kandidat presiden Sudan dari partai SPLM Yasser Arman (kiri) dan Sekretaris Jendral SPLM Pagan Amum (kanan). AP/Nasser Nasser

    Kandidat presiden Sudan dari partai SPLM Yasser Arman (kiri) dan Sekretaris Jendral SPLM Pagan Amum (kanan). AP/Nasser Nasser

    TEMPO Interaktif, Presiden Sudan Omar al-Bashir yakin pemilihan umum di negaranya akan berlangsung "bebas dan fair."

    Dalam pidato kampanyenya, Bashir mengatakan pemilihan umum akan berlangsung bersih sebagaimana "sebuah tugas negara."

    Untuk pertama kalinya pemilihan umum di Sudan diikuti oleh banyak partai sejak 1986, sekaligus menjadi negara demokratis terbesar di Afrika.

    Namun sejumlah partai oposisi besar menolak ikut serta dalam pemilihan umum tersebut. Mereka akan memboikot karena menduga ada kecurangan.  

    Sementara itu, partai-partai oposisi kecil menyatakan akan mengikuti pemilihan umum di kawasan Utara. Sedangkan partai besar SPLM hanya ikut pemilihan umum di wilayah Selatan.

    Proses pemilihan umum mendapatkan kritik keras dari kelompok hak asasi manusia internasional dan dalam negeri.

    Koresponden BBC di James Copnall di Khartoum mengatakan, Bashir menolak kritikan tersebut serta menyingkirkan tuntutan kelompok oposisi yang menuntut pemilihan umum yang semula diselenggarakan Ahad diundur Selasa.

    Selama berkampanye, presiden aktif mengumumkan proyek-proyek pembangunan baru di setiap kota yang dikunjungi. Demikian laporan koresponden BBC.

    "Pemilihan umum akan berlangsung fair, bebas, bersih, dan bagus," kata Bashir dalam sebuah pertemuan di utara Sudan.

    "Mereka akan berlaku bersih karena ini bagian dari tugas agama," jelasnya dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah.


    BBC | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.