Thailand, Kaus Merah Tantang Kondisi Darurat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah demonstran berunjukrasa menentang pemerintahan perdana menteri Abhisit Vejjajivadi Bangkok (8/4). Foto: AP/David Longstreath

    Sejumlah demonstran berunjukrasa menentang pemerintahan perdana menteri Abhisit Vejjajivadi Bangkok (8/4). Foto: AP/David Longstreath

    TEMPO Interaktif, Pengunjuk rasa antipemerintah di Thailand menyatakan, mereka akan menantang pernyataan yang dikeluarkan pemerintah Abhisit Vejjajiva tentang negara dalam keadaan darurat.

    Kelompok Kaus Merah menyebut pemerintah di bawah Abhisit tak sanggup memecahkan masalah negara dan menyerukan diselenggarakannya pemilihan umum. Mereka, Kamis, juga mengancam akan terus melanjutkan demonstrasi sebagai bentuk tekanan terhadap perdana menteri.

    Abhisit dalam pidato yang disiarkan televisi, Rabu waktu setempat, mengatakan bahwa negara dalam keadaan darurat. Oleh sebab itu, penguasa berhak menangkap para pemimpin gerakan antipemerintah yang telah melakukan protes di ibu kota selama tiga pekan.

    "Jika Anda memiliki keberanian melakukannya, lakukan sekarang. Tapi saya memperingatkan Anda bahwa saudara-saudara Kaus Merah akan membanjiri Bankok dengan jumlah yang besar. Terutama kalau Anda mengambilkan tindakan tegas terhadap kami," ujar Jatuporn Prompan pemimpin Kaus Merah kepada kantor berita The Associated Press.

    AL JAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.