Oposisi Kyrgyzstan Hanya Berkuasa Enam Bulan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bishkek - Pemerintahan sementara Kyrgyzstan yang dipimpin mantan menteri luar negeri Roza Otunbayeva hanya akan berkuasa selama enam bulan. Kelompok oposisi di negara itu berhasil menggulingkan rezim Presiden Kurmanbek Bakiyev melalui unjuk rasa berdarah yang menewaskan 68 orang dan mencederai lebih dari 400 lainnya.

    Otunbayeva meminta waktu selama itu untukj menyelesaikan persoalan yang ditinggalkan pemerintahan sebelumnya. “Anda dapat menybeut ini revolusi. Ini cara kami untuk mengatakan kami ingin keadilan dan demokrasi,” katanya dalam jumpa pers di gedung parlemen.

    Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin sudah menelepon Otunbayeva. Ia menyatakan harapannya agar situasi politik di negara itu kembali stabil. Kantor Putin menyatakan oposisi kini mengontrol sepenuhnya Kyrgyzstan termasuk aparat penegak hukum dan tentara. Hanya saja, negara itu membutuhkan sokongan ekonomi.

    Alhasil, pemilihan umum kemungkinan akan digelar dalam enam bulan mendatang.

    New York Times/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.