Sarkozy Berjihad Melawan Gosip  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nicolas Sarkozy. AP/Philippe Wojazer/Pool

    Nicolas Sarkozy. AP/Philippe Wojazer/Pool

    TEMPO Interaktif, PARIS - Tak tahan terus menerus digosipkan bahwa rumah tangganya retak, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy naik pitam. Padahal sejak lebih dari sebulan lalu gosip itu ramai menghiasi pelbagai media massa di dunia, tak pernah sedikitpun Sarko membantah atau membenarkan. Baru kali inilah Presiden Sarkozy meminta agar pelaku penyebar gosip yang meneror pernikahannya itu ditindak.

    Alhasil dua jurnalis yang bekerja pada edisi online koran edisi Minggu Journal du Dimanche dipecat! Keduanya dianggap menyebarkan gosip keretakan pasangan nomor wahid di Prancis itu berulangkali lewat halaman situs berita itu. "Kami ingin memastikan hal-hal seperti ini tak terulang lagi," kata Pierre Charon, penasihat senior urusan komunikasi Presiden Sarkozy, Rabu (7/4). 

    Tak berhenti sampai disitu, berbekal alasan gosip itu bagian dari "konspirasi para pemilik modal" penguasa Istana Elysée itu meminta aparat intelijen dan polisi menyelidiki sumber asal muasal gosip yang muncul pertamakali di Twitter lalu ke blog-blog di Prancis, dan kemudian ke seluruh dunia. Pekan lalu Presiden Sarkozy malah menuduh gosip itu disebarkan bekas Menteri Kehakiman Rachida Dati.

    Gara-gara tudingan itu Dati, yang kini menjadi anggota Parlemen Eropa, dijauhi Istana Elysée. Pemerintah menarik pengawal dan supir Dati. Presiden berumur 55 tahun itu juga jengkel dengan pemilik Journal du Dimanche yang tak lain sohibnya sendiri, Arnaud Lagardère. Menanggapi tekanan Istana Elysée para pekerja pers di Journal du Dimanche pun melancarkan protes terbuka. 

    "Tindakan ini semena-mena dan berlebihan," ujar para pekerja di koran itu. Tak jelas apakah kemarahan itu buntut dari kekalahan Partai UMP pimpinan Sarkozy dalam pemilu lokal kemarin. Padahal, partai kanan tengah pimpinan Sarkozy itu kalah karena rakyat di sana marah Sarkozy gagal mewujudkan janjinya untuk membuat rakyat biasa semakin kaya dan membuat Prancis semakin kompetitif.

    Media massa Prancis selama lebih dari dua bulan ini riuh-rendah menggosipkan keretakan hubungan rumah tangga pasangan nomor satu di Negeri Pusat Mode Dunia itu. Disebut-sebut Bruni, 42 tahun, menjalin kasih dengan musisi Benjamin Biolay, 37 tahun. Adapun Sarkozy dikabarkan merajut hubungan "teman tapi mesra" dengan Menteri Ekologi Prancis Chantal Jouanno, 40 tahun. 

    | THESUN | BBC | ANDREE PRIYANTO
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.