Jadi Presiden? Ogah, ah!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembawa acara Matilda Tao berpose di depan wartawan, ketika menghadiri acara Golden Horse Awards ke 46 di Banciao, Taipei, Taiwan (28/11).  REUTERS/Pichi Chuang

    Pembawa acara Matilda Tao berpose di depan wartawan, ketika menghadiri acara Golden Horse Awards ke 46 di Banciao, Taipei, Taiwan (28/11). REUTERS/Pichi Chuang

    TEMPO Interaktif, TAIPEI - Cita-cita menjadi seorang presiden rupanya tak populer di kalangan anak-anak sekolah dasar di Taiwan. Menurut hasil survei yang digelar harian Mandarin Daily News terhadap 1.588 anak kelas lima dan enam di 48 sekolah dasar itu menjadi presiden itu melelahkan dan menjemukan meski bergaji besar. Presiden merupakan pekerjaan urutan bontot paling tak populer setelah pengurus makam, stuntmen, dan petani.

    Masih menurut hasil jajak suara itu anak-anak lebih senang menjadi dokter, ahli komputer, penyanyi, aktor, dan aktris. "Anak-anak itu lebih melihat kesuksesan itu diukur dari penampilan yang serba wah," kata Profesor Feng Yen, guru besar ilmu sosial pada Universitas Nasional Taiwan. "Anak-anak tak melihat bahwa kesuksesan itu didapat dari kerja keras."

    Karena itu Profesor Feng menyarankan kepada orangtua agar membatasi anak-anak dalam menonton siaran televisi atau mengakses Internet. "Supaya anak-anak terhindar dari pengaruh buruk media," kata Profesor Feng, lagi. Katanya dari hasil survei itu Feng melihat anak-anak masa kini cenderung ingin pekerjaan yang menawarkan gaji besar dengan sedikit bekerja. Nah, loh!

    | THEDAILYCHILI | ANDREE PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.