Pastur Tersangka Pelecehan Tetap Bekerja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/NDTV

    AP Photo/NDTV

    TEMPO Interaktif, MINNESOTA - Ulah seorang pastur kembali bikin resah Takhta Suci Vatikan. Pastur Joseph Palanivel Jeyapaul, terdakwa pelaku pelecehan seks terhadap seorang gadis berumur 14 tahun di Minnesota pada 2004, ternyata tak meringkuk di penjara. Pastur Jeyapaul justru melenggang bebas ke India dan tetap menjadi penginjil di sana. Alhasil, Jaksa Minnesota Lisa B. Hanson meminta agar Pastur Jeyapaul diekstradisi ke Amerika Serikat. 

    Menurut Nyonya Hanson, korban yang kini berumur 20 tahun, mengatakan telah diperlakukan tak senonoh oleh Pastur Jeyapaul seusai berdoa di Gereja Sakramen di Greenbush, Minnesota. "Pastur memaksanya melakukan seks oral dan menyentuh dadanya," demikian bunyi laporan pengaduan kriminal di Minnesota seperti dilansir harian The New York Times, Selasa (6/4). Gadis itu lantas menuntut Diosis Crookston.

    Tapi Romo Jeyapaul menampiknya. "Tuduhan itu salah alamat," kata Jeyapaul kepada Associated Press. "Saya tak tahu gadis itu sama sekali." Jaksa Hanson pun mengeluarkan dokumen Vatikan yang menyatakan bahwa Romo Jeyapaul berada di bawah pengawasan. Pengacara Vatikan Jeffrey Lena malah mengatakan jika Tahkta Suci bersedia bekerjasama dengan aparat penegak hukum.

    Lain halnya dengan Uskup Arulappan Amalraj, dari Keuskupan Ootacamund, India. Kepada Associated Press, Uskup Arulappan mengatakan bahwa Romo Jeyapaul tak bersentuhan dengan anak-anak selama "bertugas" di India. "Dia kerjanya cuma di kantor diosis saja," ujar Uskup Arulappan. 

    | AP | NYTIMES | ANDREE PRIYANTO

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?