Intelijen Israel Curi Informasi Lewat Facebook dan Twitter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kota Gaza - Hamas hari ini memperingatkan rakyat Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat untuk berhati-hati memberikan informasi di dua media sosial itu. Mereka menuding Israel sering mencuri informasi dan mencari orang-orang yang menjadi sasaran untuk dijadikan informan.

    Kelompok yang dicap teroris oleh Amerika Serikat dan Israel ini menyarankan orang tidak sembarangan menulis informasi mengenai keluarga mereka atau hubungan mereka dengan tokoh-tokoh pejuang Palestina. “Ini akan membuat intelijen Israel mencari informasi soal mereka dan bisa menjadikan mereka korban pemerasan atau dipaksa menjadi informan,” kata Hamas.

    Hamas yang menguasai Gaza sejak pertengahan Juni 2007 terus ditekan lantaran berideologi anti-Israel. Sedangkan Fatah yang menjadi pesaing mereka bersikap moderat sehingga lebih dapat diterima oleh Amerika dan Israel.

    Take Away/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.